Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DLH Balikpapan Tekan Sampah Ramadan dari Sumber, Volume ke TPA Manggar Turun Signifikan

W
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memastikan pengelolaan sampah selama Ramadan 2026 berjalan sesuai arahan pemerintah pusat dan kebijakan daerah.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memastikan pengelolaan sampah selama Ramadan 2026 berjalan sesuai arahan pemerintah pusat dan kebijakan daerah.

Advertisement

 

PROKAL.co, BALIKPAPAN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memastikan pengelolaan sampah selama Ramadan 2026 berjalan sesuai arahan pemerintah pusat dan kebijakan daerah. Tidak hanya fokus pada pengangkutan, tahun ini penanganan sampah diarahkan pada pengurangan sejak dari sumbernya, khususnya di tingkat rumah tangga dan sekolah.

Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Lingkungan Hidup yang diperkuat melalui edaran Pemerintah Kota Balikpapan. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah sangat ditentukan oleh kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengurangi sampah sejak awal.

Advertisement

“Penanganan sampah harus dari sumbernya. Kalau di rumah tangga ada pengurangan, di sekolah juga harus ada pengurangan, agar volume yang masuk ke TPA bisa ditekan,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Sebagai langkah konkret, DLH bersama Dinas Pendidikan telah melakukan sosialisasi ke sekitar 600 sekolah tingkat SD, SMP hingga MTs di bawah kewenangan kota. Edukasi difokuskan pada pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Selama Ramadan, volume sampah harian di Balikpapan tercatat sekitar 550 ton per hari, masih dalam kategori normal. Namun, berkat pengurangan dari berbagai titik seperti TPS, TPST, ITF, MRF, serta kontribusi rumah tangga dan sekolah, terjadi penurunan sekitar 120 ton.

Advertisement

Dengan demikian, sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar kini berkisar antara 380 hingga 400 ton per hari.

Meski aktivitas pasar Ramadan meningkat, DLH memastikan tidak terjadi lonjakan signifikan. Sistem pengelolaan tetap berjalan seperti biasa, dengan pengelola pasar menyediakan titik kumpul sampah sebelum diangkut petugas ke TPS.

Namun, DLH mengantisipasi lonjakan volume sampah yang biasanya terjadi menjelang Idulfitri, terutama pada H-2 hingga malam takbiran. Pada periode tersebut, volume sampah dapat mencapai hampir 800 ton dalam satu malam atau hampir dua kali lipat dari hari normal.

Untuk menghadapi kondisi itu, DLH telah menyiapkan langkah antisipatif, mulai dari penambahan jam kerja lembur petugas hingga peningkatan ritase armada pengangkut dari dua kali menjadi empat hingga enam kali per unit.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Disdikbud Balikpapan Raih Apresiasi Google Indonesia, Latih 2.000 Guru Berbasis AI

Disdikbud Balikpapan Raih Apresiasi Google Indonesia, Latih 2.000 Guru Berbasis AI

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan meraih penghargaan dari Google Indonesia atas inisiatif pelatihan teknologi bagi

May Day di Balikpapan Tanpa Aksi Jalanan, Buruh dan Pemerintah Pilih Dialog Terbuka

May Day di Balikpapan Tanpa Aksi Jalanan, Buruh dan Pemerintah Pilih Dialog Terbuka

Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Balikpapan berlangsung tanpa aksi demonstrasi di jalan. Ratusan pekerja justru memilih pendekata

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer