Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DLH Balikpapan Percepat Digitalisasi Bank Sampah

W
Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan mulai mendorong transformasi digital melalui penerapan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Bank Sampah.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan mulai mendorong transformasi digital melalui penerapan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Bank Sampah.

Advertisement

 

PROKAL.co, BALIKPAPAN- Upaya modernisasi pengelolaan sampah di Balikpapan terus digencarkan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan mulai mendorong transformasi digital melalui penerapan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Bank Sampah (SIMBA) guna meningkatkan efektivitas dan transparansi pengelolaan.

Sosialisasi penggunaan aplikasi tersebut digelar pada 3 Maret 2026 di Aula Kantor Kecamatan Balikpapan Kota. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat kecamatan dan kelurahan, ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), pengelola rumah maggot, hingga pengelola bank sampah dari berbagai wilayah.

Advertisement

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Balikpapan, Siti Fatimah, bersama Camat Balikpapan Kota. Hadir pula sejumlah narasumber yang aktif di bidang lingkungan, seperti Ririn, Rohman, serta Abdul Rahman.

Dalam pemaparannya, Siti Fatimah menegaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah penting yang tidak bisa ditunda. Selama ini, pencatatan manual dinilai menyulitkan dalam hal akurasi data dan pelaporan.

“Dengan sistem digital, seluruh data bisa dipantau secara real time. Ini akan memudahkan pengelola dalam melakukan evaluasi sekaligus membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan yang tepat,” ujarnya.

Advertisement

Melalui aplikasi SIMBA, berbagai proses administrasi kini dapat dilakukan secara lebih sistematis. Mulai dari pencatatan setoran sampah, pelaporan volume, hingga rekapitulasi data nasabah dapat terintegrasi dalam satu sistem. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme pengelolaan bank sampah di tingkat masyarakat.

Tak hanya fokus pada digitalisasi, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman peserta terhadap konsep 3R (reduce, reuse, recycle) sebagai fondasi pengelolaan sampah berkelanjutan. Sejumlah inovasi turut diperkenalkan, seperti pengolahan limbah popok bayi serta pengembangan rumah maggot untuk mengelola sampah organik menjadi produk bernilai ekonomis.

Direktur Bank Sampah Kota Hijau, Abdul Rahman, menyampaikan bahwa transformasi digital akan membuka peluang baru bagi pengelola bank sampah, termasuk dalam memperluas jaringan dan kolaborasi antarwilayah.

“Dengan sistem yang terintegrasi, koordinasi akan lebih mudah dan peluang pengembangan usaha berbasis sampah juga semakin terbuka,” jelasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Disdikbud Balikpapan Raih Apresiasi Google Indonesia, Latih 2.000 Guru Berbasis AI

Disdikbud Balikpapan Raih Apresiasi Google Indonesia, Latih 2.000 Guru Berbasis AI

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan meraih penghargaan dari Google Indonesia atas inisiatif pelatihan teknologi bagi

May Day di Balikpapan Tanpa Aksi Jalanan, Buruh dan Pemerintah Pilih Dialog Terbuka

May Day di Balikpapan Tanpa Aksi Jalanan, Buruh dan Pemerintah Pilih Dialog Terbuka

Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Balikpapan berlangsung tanpa aksi demonstrasi di jalan. Ratusan pekerja justru memilih pendekata

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

DLH Balikpapan Tekankan Edukasi Lingkungan di Penutupan Pekan Lomba Bhayangkari 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer