izak-Indra Zakaria• Minggu, 29 Oktober 2023 - 04:26 WIB
Photo
Usai adanya sejumlah pemuda yang diamankan polisi akibat dicurigai sebagai anggota gangster, masyarakat Banjarbaru kembali diresahkan dengan beredarnya video aksi penyerangan oleh sejumlah pemuda.
Dalam video berdurasi 22 detik itu, terlihat sekelompok pemuda yang mengenakan pakaian serba hitam dan seperti membawa senjata tajam melakukan aksi kekerasan terhadap seseorang.
Mereka mengejar lawannya itu di tengah taman, lalu berlaga seolah sedang membacokkan senjata. Dari dalam video, terlihat aksi tersebut direkam di area Skatepark, Taman kreasi, Jalan Panglima Batur, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara.
Menanggapi hal itu, Kasi Humas Polres Banjarbaru AKP Syahruji langsung mengklarifikasi video tersebut. Ia menegaskan, video itu merupakan prank atau rekayasa. “Tidak ada korban sungguhan seperti yang terlihat di dalam isi rekaman tersebut,” ucapnya, Jumat (27/10) siang.
Syahruji menjelaskan, video tersebut dibuat oleh sekelompok pemuda untuk tujuan hiburan dan hanya meniru aksi gangster. Sebab, pihaknya melihat para pemuda berpakaian serba hitam itu menggunakan senjata terbuat dari kayu.
“Video itu dibuat demi kepentingan konten agar bisa viral dengan mencoba menirukan kasus gangster yang terjadi di Banjarmasin,” bebernya.
karena bikin resah, Syahruji mengaku saat ini pihaknya sedang memburu para pemuda yang ada di video itu. “Kami sedang mengidentifikasi dan mencari para pemuda yang terlibat dalam video itu untuk kemudian kami mintai keterangan,” katanya.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan video-video yang beredar di media sosial. “Bijaklah dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum diketahui kebenarannya,” pintanya.
Sisi lain, Kapolres Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah mengungkapkan, pihaknya meminta agar masyarakat mempercayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk menciptakan suasana kondusif. “Kami harap masyarakat tidak perlu resah,” imbaunya.
Dody menegaskan, mereka siap mengantisipasi dan menindak tegas para pelaku kriminal di Kota Idaman, khususnya isu tentang gangster yang membuat resah masyarakat.
“Jika melihat ada indikasi seperti itu, segera laporkan melalui layanan bebas pulsa Call Center Polri 110 atau lewat aplikasi Cangkal Polres Banjarbaru,” tukasnya.
Fenomena gangster ini juga jadi atensi bagi jajaran pemerintah kota. Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono mengungkapkan pihaknya sangat mendukung upaya penegakan hukum yang dijalankan jajaran Polres Banjarbaru.
Menurutnya, aksi yang meresahkan masyarakat ini memang harus diberi tindakan tegas agar pelaku pembuat onar bisa jera. (zkr/yn/ris)