Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Dua Pembunuh di Kebun Sawit Dibekuk

izak-Indra Zakaria • 2024-01-11 12:50:25
DIBEKUK: Tim gabungan dari Resmob Polda Kalsel, Unit Resmob Polres Tala dan Anggota Polsek Kintap menangkap R dan N, terduga pelaku pembunuhan di di Desa Sungai Cuka, Kecamatan Kintap.
DIBEKUK: Tim gabungan dari Resmob Polda Kalsel, Unit Resmob Polres Tala dan Anggota Polsek Kintap menangkap R dan N, terduga pelaku pembunuhan di di Desa Sungai Cuka, Kecamatan Kintap.

Tim gabungan dari Resmob Polda Kalsel, Unit Resmob Polres Tala dan Anggota Polsek Kintap berhasil mengungkap terduga pelaku pembunuhan di Desa Sungai Cuka, Kecamatan Kintap beberapa waktu lalu.

Pelaku ada dua orang, yakni R dan N. Dalam keterangannya terungkap motif yang melatarbelakangi pembunuhan terhadap korban, Ramli alias Joko. Tubuh korban pertama kali ditemukan oleh Iksan dan Ahmad Rizki pada Kamis (4/1) di Jalan Perkebunan Kelapa Sawit PT GMK Desa Sungai Cuka, Kecamatan Kintap.

Kapolres Tala AKBP Muhammad Junaeddy Johnny melalui Kasat Reskrim Iptu Satria Madangkara Syarifuddin saat dikonfirmasi pada Rabu (10/1) mengatakan, motif pembunuhan terkait uang penjualan sertifikat.

Pihaknya pun saat ini masih melakukan pendalaman terhadap perbuatan tersangka yang tega menghabisi korban. Apakah berencana atau tidak. “Para pelaku terancam pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun,” ucapnya. Selanjutnya Satria mengatakan kedua pelaku tersebut ditahan di rumah tahanan Mapolres Tala.

“R dan N ditangkap pada Selasa kemarin di Blok F, Desa Sebamban Baru, Kecamatan Kintap,” bebernya. Menurut pengakuan pelaku, korban dihabisi dengan cara dipukul di kepala hingga kemudian meninggal. Setelah itu pelaku menguburnya.

Pelaku mengeksekusi korban di Jalan Perkebunan Kelapa Sawit PT GMK di lingkungan RT 01 RW 01 Desa Sungai Cuka. Satria menuturkan, penemuan mayat itu berawal pada Kamis lalu. Saat itu, sekira pukul 14.00 Wita, dua orang warga yaitu Iksan dan Ahmad Rizky berangkat memancing ikan di seputaran kebun sawit perusahaan di Sungai Cuka.

Kedua pemancing ini kaget saat melihat seperti ada tangan manusia muncul dari gundukan tanah di sekitar semak. Lantaran takut, keduanya bergegas pulang dan memberitahukan hal itu kepada Asmawi. Kemudian Asmawi bersama warga lainnya menuju lokasi dan melihat dari dekat seperti mayat manusia. Berikutnya mereka menghubungi kepala desa guna diteruskan kepada aparat kepolisian.  (*)

Editor : izak-Indra Zakaria