Ribuan Botol Miras Kembali Digagalkan Pamtas Yonarmed 11 Kostrad
Radar Tarakan• Selasa, 24 September 2024 - 18:45 WIB
AMANKAN DI MAKOTIS: Ribuan botol miras berbagai merek sudah diamankan di Makotis Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad.
Personel Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, bersama Tim Gabungan TNI, kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek.
Setidaknya ada 3.816 kaleng dan 70 botol miras merek berbeda-beda diamankan saat operasi gabungan pada Selasa (17/9) lalu. Ribuan miras tersebut, disita dari dua kendaraan yang melintas di simpang 4 PKS, Desa Apas, Kecamatan Sebuku. Seluruh barang bukti tersebut, telah dibawa dan sampai di Makotis Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad.
Dansatgas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra dalam rilisnya menyatakan, upaya penggagalan tersebut, berkat operasi sweeping gabungan yang dilakukan personel Pos Tembalang Satgas Pamtas bersama Kodim 0911/Nunukan dan Koramil 0911-03/Sebuku.
“Jadi saat pemeriksaan dilakukan, terdapat dua kendaraan yang dicurigai dan akhirnya dihentikan. Mobil pertama, Suzuki Carry pick up hitam dikemudikan oleh laki-laki berinisial MM, sementara mobil kedua, Daihatsu Grand Max putih dikemudikan oleh LP,” ujar Gde dalam rilisnya, Minggu (22/9).
Setelah pemeriksaan mendalam dilakukan, tim gabungan menemukan barang selundupan berupa ribuan miras. Miras tersebut diduga akan diselundupkan ke wilayah Indonesia melalui jalur darat perbatasan.
Adapun rincian dari 3.816 kaleng minuman keras bermerek Huster, sementara lainnya ada 60 botol miras merek Anggur Flavour, dan 10 botol merek Golden.
“Kami temukan minuman-minuman tersebut disembunyikan dengan rapi di dalam bak belakang dua mobil tersebut, yang ditutupi terpal dan dibungkus plastik berwarna hitam dan merah,” ungkap Gde.
Gde menegaskan, operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga wilayah perbatasan dari masuknya barang-barang ilegal yang berpotensi merusak masyarakat.
"Kami akan terus melakukan pengawasan ketat di jalur-jalur rawan perbatasan, tentunya untuk mencegah segala bentuk penyelundupan, termasuk minuman keras yang sering kali menjadi masalah besar bagi generasi muda kita," tegasnya.
Setelah barang bukti seluruhnya sampai di Makotis Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, selanjutnya langsung diserahkan ke Pihak Bea Cukai untuk proses lebih lanjut. Sementara para pengemudi masih diperiksa untuk pengembangan.(*)