TARAKAN - Kasus pencurian panel surya yang terjadi di beberapa lokasi di Kota Tarakan telah menimbulkan kekhawatiran akan keamanan dan keberlangsungan penggunaan energi bersih.
Kepala Bidang Sarpras Dishub Kota Tarakan, Sukarman mengatakan, sementara ini tenaga surya yang dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yaitu sebanyak 12 unit. "Sudah kita laporkan kepolisian dan pelakunya sudah tangkap, tetapi masih saja terjadi hal yang sama," ujarnya.
Sambungnya, Daerah yang paling rawan banyaknya pencurian panel yaitu Juata Laut dan Juata Permai kemudian yang diambil itu kebanyakan panel dan baterainya. "Masyarakat kita kadang gak sadar bahwa itu untuk kepentingan umum," ungkapnya.
Dirinya menambahkan, modus pencuriannya itu kebanyakan menggunakan modus menyamar jadi petugas lapangan Dishub.
"Tetapi solusinya sekarang ini jika kami membangun kembali tenaga surya diupayakan dekat dengan rumah warga," paparnya.
Dishub mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwajib.
Dengan kerja sama dan kesadaran bersama, diharapkan penggunaan energi bersih dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Tarakan.(*nkh/).
Editor : Indra Zakaria