Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tendangan Maut Diduga Pelatih Silat ke Kepala Remaja Viral, Polsek Ketapang Buru Pelaku

Redaksi Prokal • 2026-02-11 09:30:00
Ilustrasi pemukulan
Ilustrasi pemukulan

SAMPIT – Jagat maya di Kabupaten Kotawaringin Timur dihebohkan dengan beredarnya sebuah video viral yang memperlihatkan aksi penganiayaan brutal terhadap seorang anak di bawah umur. Terduga pelaku aksi kekerasan tersebut merupakan seorang oknum pelatih dari salah satu perguruan silat ternama di Kota Sampit.

Dalam rekaman video berdurasi 19 detik yang tersebar luas, tampak seorang pemuda berbaju putih berdiri dengan gestur ketakutan saat berhadapan dengan seorang pria berbaju hitam. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa pria berbaju hitam tersebut mendatangi korban dengan emosi tinggi. Kemarahan pelaku diduga dipicu oleh kabar bahwa adik perempuannya menjalin hubungan dekat dengan pemuda malang tersebut.

Setelah sempat terlibat percakapan singkat, pelaku tiba-tiba melayangkan tendangan keras yang menyasar langsung ke arah kepala korban. Aksi kekerasan ini memicu kecaman keras dari warga net yang menyayangkan tindakan brutal seorang pelatih bela diri yang seharusnya menjadi pengayom dan pemberi teladan bagi generasi muda.

Insiden ini diketahui terjadi di sebuah kawasan permukiman di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Beruntung, warga yang berada di lokasi kejadian sempat mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel, sehingga bukti kekerasan ini kini menjadi konsumsi publik dan dasar penyelidikan aparat penegak hukum.

Merespons keresahan masyarakat, Kapolsek Ketapang, AKP Anis, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait video viral tersebut. Tim kepolisian telah diterjunkan ke lapangan untuk menelusuri identitas pelaku serta memastikan kondisi terkini korban.

“Anggota sudah di lapangan menelusuri video tersebut. Kami mohon waktu untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan setiap perkembangan akan segera kami sampaikan kepada publik,” tegas AKP Anis pada Selasa (10/2/2026).

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak main hakim sendiri, sembari memastikan proses hukum terhadap oknum pelatih silat tersebut akan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengingat korban masih berstatus di bawah umur.(*)

Editor : Indra Zakaria