Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Yuk Jalan-Jalan ke Desa Klempang Sari di Kabupaten Paser, Bisa Susur Sungai di Tengah Hutan Mangrove, Perut Lapar Lanjut Berburu Kuliner Khas

R

Photo
Photo


Advertisement

JADI TUJUAN: Destinasi wisata mangrove di Desa Klempang Sari, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, menambah daya tarik dengan kehadiran pasar tradisional.
JADI TUJUAN: Destinasi wisata mangrove di Desa Klempang Sari, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, menambah daya tarik dengan kehadiran pasar tradisional.

PROKAL.CO, TANAH GROGOT – Destinasi wisata Desa Klempang Sari di Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kini punya magnet baru.

Selain keindahan hutan mangrove yang sudah populer, kini hadir Pasar Tradisional Pakot Lati Tuo yang resmi dibuka pada Sabtu (28/3/2026). Inovasi ini memadukan konsep wisata alam dengan wisata belanja makanan tradisional khas Suku Paser.

Advertisement

Kabid Kepariwisataan, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Khairuddin, mengatakan aktivitas di pasar ini akan menjadi agenda rutin setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu.

"Pengunjung diajak merasakan pengalaman unik yaitu menyusuri sungai di tengah rerimbunan hutan mangrove sembari berburu kuliner lokal," kata Khairuddin, Minggu (29/3/2026).

Pasar ini menonjolkan autentisitas lokal yang jarang ditemukan di tempat lain. Beberapa daya tarik utamanya adalah olahan kecombrang, mulai dari bunga utuh hingga produk turunan seperti sambal kecombrang yang aromatik.

Advertisement

Selain itu, kudapan tradisional, tersedia dodol dan serabi khas Paser yang dimasak dengan resep turun-temurun.

Khairuddin berharap, inisiatif ini mampu mendorong Desa Klempang Sari menjadi destinasi wisata yang mandiri secara ekonomi.

"Kami ingin Desa Klempang Sari terus berkembang. Potensi susur sungai dan kekayaan kuliner ini adalah modal besar bagi kesejahteraan warga sekitar," ujarnya.

Kecamatan Kuaro, merupakan salah satu wilayah strategis di Kabupaten Paser yang berbatasan langsung dengan Teluk Adang, mangrove, dan persimpangan warga Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) yang melintas.

Ekosistem mangrove di wilayah ini dikenal masih asri dan menjadi rumah bagi berbagai biota laut, yang kini dikelola secara kreatif oleh warga melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

Bagi warga yang melintasi Kuaro saat Sabtu dan Minggu, bisa berkunjung ke Pasar Tradisional Pakot Lati Tuo untuk merasakan suasana alam yang tenang dan memanjakan lidah. (jib/far)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Karhutla Berulang, 69 Persen Kebakaran di Kaltim Terjadi di Wilayah Konsensi

Karhutla Berulang, 69 Persen Kebakaran di Kaltim Terjadi di Wilayah Konsensi

[19.30, 26/10/2026] Yamin: Diskusi media daring bertajuk “Satu Dekade Perjanjian Paris: Menagih Tanggung Jawab atas Karhutla, Evaluasi Kiner

Kabut Asap Masih Selimuti Sejumlah Kawasan di Kabupaten Kutai Barat, Jarak Pandang Terbatas   

Kabut Asap Masih Selimuti Sejumlah Kawasan di Kabupaten Kutai Barat, Jarak Pandang Terbatas   

Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Seperti di Kubar.

Pertamina dan Pemprov Kaltim Petakan Kebutuhan BBM dan LPG untuk 2027

Pertamina dan Pemprov Kaltim Petakan Kebutuhan BBM dan LPG untuk 2027

Pertamina dan Pemprov Kaltim Petakan Kebutuhan BBM dan LPG untuk 2027 PROKAL.CO, SAMARINDA — Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bers

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer