Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Samarinda Sudah Ajukan SLF Terowongan

M
Penulis: Muhamad Yamin❯
Terowongan Samarinda
Terowongan Samarinda

Advertisement

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan proses pengoperasian Terowongan Samarinda kini tinggal menunggu terbitnya Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dari pemerintah pusat. Surat permohonan sertifikasi tersebut telah diajukan sejak Maret 2026 dan saat ini masih dalam tahap evaluasi.

Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti mengatakan permohonan SLF untuk terowongan yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Kakap telah disampaikan kepada Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus pada 4 Maret 2026.

“Komunikasi sudah dilakukan sejak awal. Proses terkait surat permohonannya di Maret 2026 tanggal 4,” ungkapnya.

Advertisement

Menurut Neneng, saat ini seluruh tahapan pengajuan masih berproses di BKJTK yang memiliki kewenangan melakukan evaluasi teknis dan menerbitkan sertifikat tersebut.

“Masih berproses di Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus,” katanya.

Ia menjelaskan, koordinasi dengan BKJTK sebenarnya telah dilakukan sejak tahap perencanaan dan pembangunan terowongan. Saat ini pemerintah daerah hanya mengikuti seluruh prosedur yang dipersyaratkan hingga sertifikat diterbitkan.

Advertisement

SLF menjadi syarat wajib sebelum terowongan dapat dibuka dan dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, meskipun konstruksi fisik proyek telah rampung, pengoperasian belum bisa dilakukan sebelum proses sertifikasi selesai.

Dalam pengajuannya, Pemkot Samarinda diwajibkan melengkapi berbagai dokumen teknis sesuai ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Marga Nomor 21/SE/Db/2021 tentang Pedoman Pembahasan Sertifikat Laik Fungsi Terowongan Jalan.

Dokumen yang diserahkan mencakup hasil survei dan investigasi lapangan, desain teknis, metode konstruksi, analisis geoteknik, sistem drainase, ventilasi, ketahanan struktur terhadap gempa dan kebakaran, hingga analisis risiko dan rencana tanggap darurat.

“Dari desain, dokumen pelaksanaan, dokumen teknis, dan dokumentasi keseluruhan sampai dengan proposal SLF sesuai dengan persyaratan dokumen dari balai,” jelas Neneng.

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bukan Sekadar Coba-Coba, Terowongan Samarinda Jadi Pilot Project SLF Pertama di Nusantara

Bukan Sekadar Coba-Coba, Terowongan Samarinda Jadi Pilot Project SLF Pertama di Nusantara

Terowongan Samarinda belum dibuka, masih menunggu uji beban.

Belum Ada Terowongan di Indonesia Kantongi SLF, Terowongan Samarinda Jadi Proyek Perintis

Belum Ada Terowongan di Indonesia Kantongi SLF, Terowongan Samarinda Jadi Proyek Perintis

Belum Ada Terowongan di Indonesia Kantongi SLF, Terowongan Samarinda Jadi Proyek Perintis

Evaluasi Proyek Terowongan Samarinda Masih Berjalan, Kepastian Target September Ditunggu

Evaluasi Proyek Terowongan Samarinda Masih Berjalan, Kepastian Target September Ditunggu

Terowongan Samarinda disebut Sekretaris Daerah Samarinda Neneng Chamelia Santi saat ini berada pada tahap penilaian.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer