Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tetap Ngantor! Pemkot Samarinda Pastikan ASN Belum Perlu WFH

Redaksi Prokal • Selasa, 31 Maret 2026 - 14:15 WIB

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri
Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri

SAMARINDA – Imbauan pemerintah pusat mengenai penerapan pola kerja fleksibel atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dipastikan belum akan diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam waktu dekat. Otoritas setempat menilai aktivitas pemerintahan di Kota Tepian masih sangat kondusif untuk tetap berjalan secara normal dan tatap muka.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa hingga saat ini Pemkot belum melihat adanya kebutuhan mendesak untuk mengubah skema kerja pegawai. Menurutnya, instruksi dari pusat tersebut bersifat imbauan yang pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan diskresi serta kondisi riil masing-masing daerah.

“Karena itu hanya imbauan saja, saya kira Samarinda masih mampu untuk melaksanakan kegiatan kerja seperti biasanya. Jadi, saat ini belum perlu memberlakukan WFH,” ujar Saefuddin pada Senin (30/3/2026) petang.

Salah satu alasan utama di balik keputusan ini adalah penilaian terhadap mobilitas ASN di Samarinda yang dianggap belum mencapai titik krusial untuk dialihkan ke sistem kerja dari rumah. Saefuddin menyebut bahwa secara geografis, jarak tempuh para pegawai menuju kantor masing-masing relatif terjangkau dan tidak mengalami kendala berarti.

“Pemkot masih sangat mampu untuk menjalankan perangkat kegiatan pelayanan secara langsung. Kota kita masih memungkinkan untuk itu,” tegasnya meyakinkan bahwa pelayanan publik tidak akan terganggu dengan tetap berkantor secara fisik.

Kendati memilih untuk tetap menjalankan aktivitas perkantoran secara normal, Pemkot Samarinda tidak menutup mata terhadap dinamika yang mungkin terjadi di masa depan. Saefuddin menyatakan bahwa pihak daerah akan terus memantau situasi dan perkembangan kondisi kota secara berkala.

Jika nantinya ditemukan indikator yang mengharuskan adanya penyesuaian pola kerja, pemerintah daerah siap melakukan evaluasi ulang. “Ya, tentu kami akan tetap melihat situasi ke depannya bagaimana perkembangannya,” pungkasnya.

Dengan keputusan ini, seluruh aparatur di lingkungan Pemkot Samarinda dipastikan tetap memberikan pelayanan prima di kantor masing-masing, sembari memastikan roda pemerintahan tetap berputar optimal pasca-libur panjang.(*)

Editor : Indra Zakaria