Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duel Promotor Memanas: Dana White Tantang Eddie Hearn Adu Jotos di Ring Tinju

R
Penulis: Redaksi Prokal❯

Dana Whote (kiri) dan Eddie Hearn
Dana Whote (kiri) dan Eddie Hearn


Advertisement

LAS VEGAS – Rivalitas antara bos UFC, Dana White, dan promotor tinju kenamaan, Eddie Hearn, tampaknya tidak lagi hanya sebatas perang kata-kata di media. Perseteruan ini memasuki babak baru setelah Dana White secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk menghadapi Hearn di atas ring, meski dirinya mengakui faktor usia menjadi kendala.

Dalam konferensi pers pasca-pertarungan UFC 326, White yang kini berusia 56 tahun melontarkan tantangan keras kepada pria asal Inggris tersebut. Meskipun sadar bahwa bertinju di usianya bukan hal yang ideal, White bersedia membuat pengecualian khusus untuk Hearn.

"Ini antara serius dan bercanda," ujar White kepada wartawan dikutip dari MMA Junkie. "Umur saya 56 tahun, saya seharusnya tidak bertinju dengan siapa pun. Terakhir kali saya bersiap untuk tinju adalah saat melawan Tito Ortiz ketika saya berusia 38 tahun, dan itu adalah mimpi buruk. Tapi Eddie Hearn itu pengecut. Dia tidak ingin melawan siapa pun."

Advertisement

Respons Balik Eddie Hearn: "Saya Akan Menjatuhkannya"

Eddie Hearn tidak tinggal diam. Merespons tantangan awal White, Hearn menyatakan ketertarikannya, terutama jika ada nilai komersial yang besar di baliknya. Ia bahkan sesumbar bisa mengalahkan bos UFC tersebut.

"Tentu saja saya akan melakukannya, karena bagaimana mungkin saya bilang tidak? Jika menolak, saya akan terlihat seperti pengecut," kata Hearn kepada IFL. "Ngomong-ngomong, Netflix atau DAZN akan membayar mahal untuk ini. Jika saya dipukul jatuh, ya sudahlah. Tapi sejujurnya, saya kemungkinan besar akan menjatuhkannya (spark him out)."

Advertisement

Mendengar respons tersebut, Dana White langsung menantang Hearn untuk terbang ke Las Vegas dan berlatih di UFC Apex. "Dengar, terbanglah ke sini, kita pergi ke Apex dan kita bisa bertinju," balas White sengit.

Menariknya, meski sadar potensi keuntungan besar dari laga ini, White menolak jika duel mereka menjadi partai utama (main event). Ia merasa tidak pantas bagi dua orang "amatir" seperti mereka untuk mengungguli para petarung profesional.

"Jika dua gelandangan seperti kami melakukan itu, kami harus menjadi partai pembuka pertama malam itu (first prelim). Sangat tidak sopan bagi petarung lain jika mereka berada di bawah kami. Itu akan sangat memalukan," tegas White.

Ketegangan antara keduanya mulai meruncing sejak White berupaya melakukan ekspansi ke dunia tinju melalui Zuffa Boxing. Perbedaan pandangan mengenai regulasi Muhammad Ali Act menjadi pematik utama.

Situasi semakin diperparah setelah Eddie Hearn menandatangani kontrak untuk mewakili juara kelas berat UFC, Tom Aspinall. Mengingat hubungan Aspinall dengan manajemen UFC yang sedang pasang surut, langkah Hearn dianggap sebagai manuver yang langsung menantang dominasi White di pasar petarung Inggris. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bos UFC Dana White Buka Suara Soal Potensi Larangan Teknik Kontroversial Oblique Kick 

Bos UFC Dana White Buka Suara Soal Potensi Larangan Teknik Kontroversial Oblique Kick 

LOS ANGELES — Bos besar UFC, Dana White, menyatakan keterbukaannya untuk melarang salah satu teknik tendangan paling kontroversial di arena

Dana White Tepis Rumor Keretakan, Pastikan Tom Aspinall Tetap Setia di UFC

Dana White Tepis Rumor Keretakan, Pastikan Tom Aspinall Tetap Setia di UFC

Dana White Tepis Rumor Keretakan, Pastikan Tom Aspinall Tetap Setia di UFC CEO UFC, Dana White, akhirnya angkat bicara untuk meredakan spek

Dana White Takjub, Dua Petarung DWCS 88 Tetap Diganjar Kontrak UFC Meski Harus Dilarikan ke RS

Dana White Takjub, Dua Petarung DWCS 88 Tetap Diganjar Kontrak UFC Meski Harus Dilarikan ke RS

Bikin Dana White Takjub, Dua Petarung DWCS 88 Tetap Diganjar Kontrak UFC Meski Harus Dilarikan ke Rumah Sakit

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer