Bersiap Rebut Kembali Kejayaan: Ilia Topuria Isyaratkan Comeback Awal 2027

PROKAL.CO- Jalan kepulangan Ilia Topuria ke panggung Ultimate Fighting Championship kian menunjukkan titik terang. Setelah sempat menepi cukup lama akibat kekalahan terberat sepanjang karier profesionalnya, petarung berjuluk "El Matador" itu tertangkap kamera kembali mengunjungi tanah kelahirannya di Georgia, termasuk menyambangi Monumen Pertempuran Didgori yang sarat akan simbol ketangguhan dan kemenangan.
Di tengah proses pemulihan fisik dan mental yang dijalaninya, CEO UFC Dana White turut memberikan angin segar bagi para penggemar. Pimpinan tertinggi organisasi MMA terakbar di dunia itu mengonfirmasi bahwa Topuria diproyeksikan sudah berada dalam kondisi siap bertarung kembali pada kuartal pertama tahun 2027 mendatang.
Baca Juga: Nyawa dan Karier Selamat : Ilia Topuria Berterima Kasih pada Sang Kakak Usai Dibantai Justin Gaethje
Kehadiran Topuria di jajaran papan atas kelas ringan tentu bakal semakin memanaskan persaingan divisi. Terlebih dengan adanya deretan petarung elite seperti Paddy Pimblett, Arman Tsarukyan, hingga sang pemegang sabuk juara bertahan Justin Gaethje yang kini menjadi pusat perhatian.
Dalam wawancara eksklusif pertamanya sejak kekalahan menyakitkan di ajang UFC Freedom 250 pada Juni 2026 lalu, Topuria membuka suara terkait pergulatan batin yang dihadapinya. Berbicara dalam cuplikan video yang dirilis ABC Diario, petarung berusia 17-1 itu merefleksikan titik nadir dalam hidupnya sebagai seorang atlet.
"Saya telah berada di situasi terburuk yang mungkin dialami oleh seorang petarung. Saya telah melewati hari terburuk dalam karier saya. Adakah hal yang lebih buruk daripada itu? Kematian?" ungkap Topuria dengan penuh ketegasan.
Mantan juara dua divisi itu tidak menampik bahwa kekalahan perdana dalam kariernya sempat meninggalkan luka psikologis yang mendalam. Ia mengaku menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk merenung dan mempertanyakan setiap aspek dari penampilannya di atas oktagon malam itu.
"Apakah ada yang salah adalah pertanyaan yang harus saya hadapi selama lima atau enam bulan terakhir, tetapi satu hal yang pasti: Anda menang atau kalah; dan saya kalah. Jika saya bangun di pagi hari dan melihat cermin, rasanya tidak seperti, 'Tidak, tidak, tidak, tidak, ini bukan saya,'" tambahnya.
Sebelumnya, Topuria juga sempat mencurahkan isi hatinya melalui esai video mengharukan yang ditujukan kepada sang buah hati, Hugo, serta menerbitkan tulisan berseri sembilan bagian berjudul "This Is Me" di situs pribadinya. Dalam catatan tersebut, ia secara jujur mengaku sempat kesulitan mengenali wajahnya sendiri saat bercermin keesokan harinya akibat hantaman brutal dari Gaethje yang menyebabkan kedua tulang orbitalnya retak, patah hidung, hingga cedera kaki serius.
Meskipun pertarungan tersebut terpaksa dihentikan oleh sang kakak di atas kursi sudut pada akhir ronde keempat, Topuria kini bertekad untuk bangkit. Dengan jadwal comeback yang semakin dekat di awal tahun 2027, dunia tarung bebas kini menanti apakah "El Matador" mampu memulihkan kepercayaan diri sepenuhnya dan kembali merajai takhta singgasana UFC. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




