Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Duel yang Memotivasi

aqsha-Aqsha Radar Banjarmasin • 2019-01-16 13:16:10

BANJARMASIN – Lengkap sudah kebahagiaan Triagus Rahman. Setelah mendapatkan medali perunggu pada nomor pertandingan C1-C3 3000 meter, paracyclist binaan National Paralympicl Comitee (NPC) Kalsel ini menambah lagi satu di Asian Track Cycling Championship (ATCC) 2019 Jakarta,Sabtu (12/1).

Yakni, pada nomor pertandingan Team Sprint 750 meter. Agus (sapaan Triagus Rahman), berjuang bersama M Fadli asal Jabar dan Martin Losu asal Riau.

Di babak final nomor pertandingan tersebut, tim balap sepeda NPC Indonesia harus mengakui keunggulan tim balap sepeda difabel negeri Jiran, Malaysia.

“Hanya dua tim yang bertanding di Team Sprint 750 meter ini, yakni Indonesia dan Malaysia. Namun, kami masih kurang beruntung, karena tim balap sepeda difabel Malaysia memang lebih cepat,” ujar Agus.

Walaupun kalah, Agus menuturkan duel ini bakal jadi bekal motivasinya untuk menembus Para Olympic 2020 di Tokyo.

“Setidaknya, melalui kejuaraan ini saya bisa mengetahui kekuatan tim-tim balap sepeda difabel Asia. Sehingga, bisa semakin mempersiapkan diri untuk berlaga lagi di ajang yang lain. Saya juga masih harus kejar poin minimal supaya bisa bertanding di Para Olympic 2020, sedikit demi sedikit poin tersebut akan saya capai kalau bisa menang di kejuaraan internasional lainnya,” papar paracyclist asal Kabupaten Balangan ini.

Sementara itu, Ketua Umum NPC Kalsel, H Ahmad Firdaus mengapresiasi kerja keras Triagus Rahman di ATCC 2019.

“Kejuaraan tersebut seperti ajang balas dendam Agus karena kurang beruntung ketika di Asian Para Games (APG) 2018 di Jakarta. Mudah-mudahan, Agus bisa semakin semangat untuk mengukir prestasi di level internasional, sehingga turut mengharumkan nama Kalsel,” tandasnya.(oza)

Editor : aqsha-Aqsha Radar Banjarmasin
#Sport All Sport