Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Berharap Tuah Salahudin

wahyu-Wahyu KP • 2019-01-11 08:48:00

BALIKPAPAN - Nama Salahudin dipastikan menukangi Persiba musim ini. Kamis (10/1), manajemen Persiba dan mantan pelatih Madura FC ini akhirnya mencapai kesepakatan untuk bekerja sama satu tahun ke depan.

Negosiasi memang sempat berjalan alot. Dalam waktu dekat, manajemen bakal mengumumkan kepada publik perihal penunjukan Salahudin sebagai arsitek Beruang Madu musim Liga 2 2019.

Sejatinya nama Salahudin sempat dikaitkan dengan Persiba beberapa tahun lalu. Sayang, manajemen dan Salahudin saat itu tak menemui kata sepakat. Tugas tak mudah bakal dipikul pelatih yang mengantarkan Madura FC menembus delapan besar musim lalu ini, mengantar Persiba naik kasta.

“Tentu saja sebuah kebanggaan menangani Persiba. Bagi saya, ini bukan beban tapi tantangan,” katanya kepada awak media.

Soal peluang Persiba melaju ke Liga 1, Salahudin mengaku, cukup terbuka lebar. Pelatih yang juga bagian dari skuat Timnas pada SEA Games 1991 ini mengaku, kualitas pelatih dan pemain bakal jadi faktor utama jika ingin lolos ke Liga 1.

“Kalau faktor nonteknis, sepertinya tidak ada lagi. Sebab, Satgas Antimafia Sepak Bola dari Polri sudah bekerja. Jadi, faktor teknis yang bakal menentukan,” katanya.

Salahudin melanjutkan, sejatinya manajemen Madura FC menginginkan dirinya tetap bertahan. Namun, diakuinya sangat sulit menolak tawaran dari klub sekaliber Persiba.

“Apalagi jika melihat pemaparan manajemen, mereka tampak sangat serius mempersiapkan tim ini untuk musim depan,” kata Salahudin.

Keseriusan manajemen, diakui pelatih 40 tahun ini, salah satunya terlihat dari deretan pemain yang bakal didatangkan ke Balikpapan. Ya, manajemen memang berusaha menggaet pemain Timnas U-19 dan pemain Liga 1. Namun, Salahudin enggan membeber nama-nama yang tengah berusaha digaet manajemen.

Dipastikan menukangi Persiba musim depan, Salahudin mengakui, bakal membawa sejumlah mantan pemainnya di Madura FC. “Tapi, tetap mereka akan ikut seleksi. Tidak ada yang mendapat perlakukan istimewa,” tegasnya.

Dikenal sebagai pelatih yang disiplin dan mengandalkan kekuatan fisik pemain, Salahudin musim lalu memang mampu menyulap Madura FC yang tak punya materi bintang jadi penantang kuat PSS Sleman. Sayang, Madura FC hanya mampu melangkah sampai babak delapan besar.

Disinggung soal skema permainan, Salahudin tegas menjawab, bakal memainkan sepak bola indah dengan permainan dari kaki ke kaki dan penguasaan bola.

“Untuk menopang itu, tentu butuh stamina yang bagus. Itu yang jadi kunci. Karena selama ini saya selalu minta pemain terus menekan sepanjang laga,” katanya.

Soal komposisi pemain, Salahudin mengaku, butuh sekitar 25 pemain. Dia juga mengaku sempat membidik dua pemain naturalisasi, namun sepertinya peluangnya kecil.

Sementara untuk pemain lama Persiba, Salahudin menjelaskan, tak sepenuhnya menutup peluang. Hanya saja, dia mengaku, bakal mengutamakan nama-nama yang diundang manajemen untuk seleksi.

“Jika kualitas pemain seleksi lebih bagus. Tentu kami akan pakai yang lebih bagus,” ujar Salahudin pada penyisihan Liga 2 2018 membawa Madura FC memetik kemenangan 11 kali, 6 seri, kalah 5, memasukkan dan kemasukan 35-21. (*/hul/is/k15)

Editor : wahyu-Wahyu KP