SANGATTA - Setelah hampir enam bulan, kepungurusan KONI Kutai Timur (Kutim) dipegang pelaksana tugas (Plt). Akhirnya, Februari ini nakhoda definitif bakal ditentukan.
Ya, setelah ketua sebelumnya berpulang, induk olahraga di Kutim itu dijabat oleh Budiman Hading sebagai Plt. Namun demikian, prestasi gemilang mampu dipersembahkan. Kutim untuk pertama kalinya sukses jadi juara umum pada Porprov VI 2018.
Budiman Hading menjelaskan, waktu rapat anggota tahunan (RAT) KONI Kutim telah diplot pada Senin (11/2) nanti. Agenda tersebut akan dimaksimalkan untuk mengevaluasi program kerja 2018 dan persiapan menuju 2019.
"Juga akan menentukan tim penjaringan dan penyaringan, sekaligus tata cara pemilihan ketua KONI Kutim," ungkap Budiman kepada Kaltim Post, Kamis (31/1).
Sementara itu untuk pelaksanaan musyawarah olahraga kabupaten luar biasa (musorkablub), lanjut Budiman, rencananya 28 Februari. Namun semua kembali pada keputusan yang bakal diambil di RAT pada 11 Februari nanti.
"Kami sudah melakukan rapat pleno Minggu lalu. Kepanitiaan terdiri dari tiga elemen. Pertama adalah tim penjaringan, kemudian steering committee ( SC) dan organizing committee (OC)," imbuh Budiman.
Diklaim, pada rapat pleno tersebut penentuan SC dan OC telah dilakukan. Budiman menyebut, ketua SC adalah Sarwono Hidayat, sementara ketua OC Akbar. "Selaku Plt, saya bersyukur bisa sampai akhir menyambung dan membawa KONI Kutim ke musorkablub sesuai amanat AD/ART. Masa bakti Plt akan berakhir pada Maret nanti," bebernya.
Disinggung soal keinginan untuk jadi ketua, Budiman mengaku, belum berani memutuskan. Namun demikian, dia menggaransi semangat membangun olahraga akan tetap selalu ada.
"Ya, namanya semangat olahraga apapun posisi saya nanti akan selalu siap membantu dan bekerja sama, demi membesarkan olahraga di Kutim," tegas Budiman.
Dikonfirmasi terpisah SC Musorkablub KONI Kutim yang juga pemerhati olahraga, Sarwono Hidayat menyebut, ketua terpilih nanti bakal punya beban berat. Sebab, saat KONI Kutim dipegang Plt saja, daerahnya mampu jadi juara umum pada Porprov VI 2018.
"Porprov VII 2022 di Berau, ketua baru punya banyak PR (pekerjaan rumah, Red). Minimal mampu berprestasi di porprov selanjutnya," pungkas pria yang juga wakil ketua kehormatan KONI Kutim itu. (*/asp/is)
Editor : octa-Octa