Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Perbaiki Koordinasi Lini Belakang

octa-Octa • 2019-02-03 10:55:50

SAMARINDA - Kebobolan satu gol di leg pertama 32 besar Piala Indonesia 2018/2019 dianggap aib oleh Borneo FC. Tim beralias Pesut Etam mengharamkan kejadian serupa terulang saat giliran menjamu PS Mojokerto Putra (PSMP) di Stadion Segiri (6/2).

Menantang PSMP di leg pertama, Borneo FC sebenarnya mampu menang 3-1. Namun, satu gol dari tuan rumah kala itu dianggap sebagai tamparan keras. Pasalnya, tim lawan hanya berasal dari Liga 2.

Pelatih Borneo FC Fabio Lopez turut bereaksi keras kebobolan dari PSMP. Dia menganggap koordinasi pertahanan masih lemah. Hal ini dianggap wajar lantaran tim baru berkumpul dan latihan bersama.

"Semua bisa lihat bagaimana kami kebobolan dengan mudah. Koordinasi pemain belakang belum terbangun dengan baik," ujar Lopez.

Permasalahan di lini pertahanan tampaknya tak perlu lagi dirisaukan. Lopez menggaransi timnya bakal lebih solid di leg kedua. Menjamu PSMP, dia memilih berjuang keras agar tak kebobolan ketimbang mengincar banyak gol.

"Tidak masalah, kami akan benahi persoalan di pertahanan. Lini depan saya pikir sudah bagus. Tapi perlu ditekankan terjadinya gol di leg pertama bukan kesalahan pemain belakang saja. Kami evaluasi secara keseluruhan," imbuhnya.

Keyakinan Lopez timnya bakal kukuh bukan omong kosong. Borneo FC baru mendaratkan bek asing anyar Jan Lammers. Legiun impor ini bakal berduet dengan Javlon Guseynov yang diyakini bisa menyolidkan pertahanan.

"Saya tahu banyak tentang Lammers. Dia pemain muda potensial yang memiliki banyak kelebihan. Kami akan tampil dengan kekuatan terbaik di laga berikutnya," paparnya.

Ditemui terpisah, Lammers mengaku senang bisa datang sebelum laga kontra PSMP digeber. Saat ini dirinya tengah dalam kondisi fit dan siap tampil.

"Saya datang ke Samarinda sudah dengan persiapan yang matang. Jika diberi kesempatan bermain pasti dimanfaatkan dengan baik," pungkasnya. (*/abi/don/k16)

Editor : octa-Octa