Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Mulai Berulah

octa-Octa • 2019-03-17 11:50:10

KYLIAN Mbappe selama ini dikenal sebagai pemain muda yang lurus-lurus saja. Nyaris tidak pernah ada berita miring yang beredar untuknya. Nah, kemarin striker timnas Prancis itu lakukan indispliner dengan telat datang ke meeting tim jelang Le Classique putaran pertama.

Aksi tersebut membuatnya didenda EUR 180 (Rp 2,9 miliar) atau gaji selama sepekan. Seperti biasa, setiap denda yang dijatuhkan ke personel tim, uang tersebut akan masuk PSG Foundation. Mbappe tidak sendiri. Gelandang Adrien Rabiot juga didenda dengan alasan serupa. Hanya, gelandang 23 tahun itu memang sudah tidak betah di PSG sejak awal musim.

Sikap tersebut salah satu aksi buruk Rabiot agar dia segera pergi dari PSG selain enggan memperpanjang kontraknya yang habis akhir musim ini. Dan, itu sukses membuat manajemen Les Parisiens marah dan membekukan statusnya di tim utama untuk dilepas akhir musim nanti.    

Nah, apa yang dilakukan Rabiot tampaknya ingin diduplikasi oleh Mbappe. Media-media Prancis dan Spanyol melaporkan bahwa Donatello–julukan Mbappe–melakukan itu agar dia bisa dilepas ke Real Madrid musim depan. Ambisi itu kini diyakini semakin besar karena Zinedine Zidane kembali ke Los Merengues.

Presiden Real Florentino Perez juga mengatakan bahwa Mbappe seorang pemain yang masuk targetnya. Musim lalu, hal itu nyaris terealisasi ketika Mbappe ingin pergi dari AS Monaco tapi kemudian dia lebih memilih berkarier di dalam negeri terlebih dahulu sebelum go international.

“Saya tidak akan berkomentar mengenai pemain yang bukan milik saya. Tapi, tentu kami dengan senang hati melatih pemain hebat,” ucap Zidane seperti dilansir L'Equipe. (io/jpg/ndy/k16)

Editor : octa-Octa