Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Manfaatkan Tekanan Lawan

octa-Octa • 2019-04-05 10:43:28

KUALA LUMPUR–Kabar baik datang dari rombongan bulu tangkis Indonesia yang mentas di ajang Malaysia Open 2019. Wakil Merah Putih berhasil melaju ke babak berikutnya. Namun, yang paling mencuri perhatian dari deretan partai kemarin, yakni kemenangan Jonatan Christie atas unggulan nomor satu, Kento Momota asal Jepang.

Jonatan menaklukkan pebulu tangkis nomor wahid dunia itu dengan straight game, 22-20, 21-15. Jojo hanya perlu 46 menit untuk memastikan langkahnya ke babak berikutnya. Itu adalah kemenangan perdananya atas Kento. Terakhir kali mereka bersua di Hong Kong Open 2018.

“Momota pemain terbaik saat ini. Dia juara All England, nomor satu dunia, tidak mudah untuk dia melewati fase tersebut. Tapi posisi saya lebih diuntungkan karena bermain dengan nothing to lose. Kesempatan itu saya ambil, Puji Tuhan hari ini saya bermain dan menerapkan pola dengan cukup baik,” kata Jonatan selepas pertandingan di Axiata Arena, Kuala Lumpur Sports City, Malaysia, Kamis (4/4), dilansir dari laman resmi PBSI.

Penampilan apik Jojo sudah terlihat sejak set pertama. Dia unggul 10-4 dan 16-14. Pada poin-poin akhir, posisi sempat berbalik menjadi 16-18. Tensi pertandingan meningkat ketika Momota menyentuh game point lebih dulu. Skor 19-20 untuk Jonatan. Beruntung, Jonatan merebut tiga poin berurutan untuk memulakan kemenangannya game pertama.

Masuk ke game dua, Jonatan tampil lebih meyakinkan. Momota sempat berusaha melampaui perolehan angka Jonatan, namun tak berhasil. Jonatan menang 21-15 di game kedua.

“Hasil ini tidak mau saya pikirkan terlalu lama. Saya sudah bisa melewati babak dua, sekarang saya harus fokus lagi di perempat final,” ungkap Jonatan. Di partai berikutnya, Jojo akan menghadapi Viktor Axelsen (Denmark) yang kemarin menaklukkan wakil Tiongkok, Lu Guangzu dengan rubber game, 21-11, 16-21, 21-17.

Sementara itu, dari sektor ganda campuran, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow memenangi partai “perang saudara” kontra Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja. Laga berakhir lewat rubber game, 19-21, 21-18, 21-19. Itu adalah kemenangan perdana mereka atas Hafiz/Gloria dari dua pertemuan terakhirnya.

“Kami banyak belajar. Yang penting tenang di lapangan, enggak buru-buru. Walaupun tertinggal, tetap harus tenang. Raih poin satu demi satu,” jelas Owi. Di babak delapan besar, mereka akan bersua wakil tuan rumah, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing. Itu adalah pertemuan perdana kedua pasangan.

Ada pula dari sektor ganda putra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tampil sama ciamiknya. Mereka menumbangkan perlawanan pasangan tuan rumah, Chooi Kah Ming/Low Juan Shen dengan straight game, 21-18, 21-12. “Pada set pertama, mereka sempat menyusul, tetapi kami harus fokus, memastikan mereka tidak mengembangkan permainan,” jelas Ahsan.

Namun, berikutnya, mereka akan menghadapi aral besar. Mereka akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen yang saat ini berstatus pemegang peringkat kedua ganda putra dunia.

“Kami coba terapkan dulu pola kami. Siapa pun lawannya besok. Tidak pikirkan target apa-apa, karena lawan besok (hari ini) juga bagus,” pungkas dia. (ndy2/k8)

Editor : octa-Octa