Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Akhir Perjalanan Si Pekerja Keras

izak-Indra Zakaria • 2019-05-10 15:48:44

MADRID-Kekalahan David Ferrer di babak kedua Madrid Open atas juara bertahan Alexander Zverev kemarin resmi menjadi pemberhentian terakhir karir Ferrer di lapangan tenis. Di laga tersebut Zverev menaklukkan Ferrer dalam dua set langsung 6-4, 6-1.

Ferrer resmi mengakhiri karir profesional tenis yang dia mulai sejak 19 tahun silam atau pada 2000. Dia resmi gantung raket di usia 37 tahun. “Aku tidak akan pernah melupakan hari ini,” ucap Ferrer dalam sambutan perpisahannya usai laga dilansir ESPN. “Aku sangat bangga dengan karir yang telah aku bangun selama ini,” tambahnya.

Dalam seremoni perpisahan tersebut Ferrer tidak bisa menyembunyikan emosi yang meluap dalam dirinya. Dia menitikan air mata saat memberikan sambutan.

Sebelumnya, ketika melakukan servis terakhir dalam kedudukan 40-0 untuk Zverev, mata Ferrer mulai berkaca-kaca. Dia lantas sejenak mengambil jeda dengan meminta handuk untuk membasuh wajah kepada ball boy yang berdiri di belakangnya.

Sesaat setelah Zverev memastikan kemenangan, Ferrer melambaikan tangan kepada para penonton yang memadati La Caja Magica. Dia lantas berjalan ke tempat duduk.

Tidak berselang lama, pemilik 27 gelar tunggal ATP itu kembali berjalan ke tengah lapangan untuk menaruh ikat kepala yang dikenakannya tepat di tengah-tengah clay court. Selama ini Ferrer memang selalu mengenakan ikat kepala sebagai ciri khasnya saat bertanding. Para penonton seketika memberikan penghormatan dengan bertepuk tangan sambil berdiri.

 “Seluruh pemain bersedih dengan pensiunnya Ferrer,” ucap Zverev. “Bagiku, ini merupakan sebuh kehormatan untuk bertanding bersamamu di pertandingan terakhir,” tambah petenis asal Jerman tersebut.

Selama ini Ferrer dikenal sebagai petenis yagn selalu bekerja keras di atas lapangan. Sebanyak 27 gelar yang dia miliki membuatnya menjadi pengumpul gelar terbanyak kelima di antara para petenis tunggal putra yang masih aktif. Yaitu tepat di belakang Roger Federer (109 gelar), Rafael Nadal (91 gelar), Novak Djokovic (74 gelar),  dan Andy Murray (47 gelar).

Sepanjang karir, Ferrer memang tak pernah merengkuh gelar grand slam. Capaian terbaiknya di turnamen mayor adalah sebagai finalis pada 2013 di ajang Prancis Terbuka. Di tahun itu pula dia mencapai ranking tertingginya sepanjang karir di peringkat tiga dunia. (irr)

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria
#tenis