Menantang Sulut United, Selasa (2/7), pelatih Mitra Kukar Rafael Berges Marin menegaskan timnya tidak akan bermain tertutup. Sama seperti laga kandang, pelatih berpaspor Spanyol itu menginginkan anak asuhnya bermain seimbang antara bertahan dan menyerang. Transisi menjadi menu latihan yang disuguhkan eks pelatih Cordoba itu dalam beberapa hari terakhir.
Seperti diketahui, Mitra Kukar menarget tak kehilangan poin di dua laga away, masing-masing versus Sulut United (2/7) dan Persewar Waropen (7/7). Target realistis, Anindito Wahyu dkk dipatok membawa dua poin. Kendati demikian, target mendulang poin maksimal tetap digaungkan.
“Target pasti poin, minimal tidak kalah di dua pertandingan. Tapi kami semua berusaha agar mendapat poin lebih bagus,” ujar asisten pelatih Mitra Kukar Asep Suryadi, kemarin.
Untuk skema permainan, Asep menjelaskan bahwa timnya akan bermain seperti dua laga kandang sebelumnya. Bermain kolektif, bertahan dan menyerang secara bersama-sama. “Tidak main tertutup, kita akan tetap fight menyerang dan disiplin dalam bertahan, itu yang diinginkan pelatih kepala. Di sini pemain dituntut cerdas melakukan transisi,” imbuhnya.
Hanya memiliki waktu satu hari sebelum kick off, Asep berharap pemainnya bisa memaksimalkan persiapan dan menjaga stamina. Terkait kesempatan melakukan sesi latihan resmi di Stadion Klabat, alumnus UPI Bandung itu mengatakan tetap akan mengambil jatah tersebut. “Tapi kami tidak akan mengambil latihan penuh satu jam. Cukup 30 menit untuk menjaga feeling ball para pemain,” pungkasnya. (don/abi/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria