Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Messi (Belum) Mau Pensiun

izak-Indra Zakaria • 2019-07-04 11:48:17

BELO HORIZONTE – Masa puasa trofi bagi Argentina di turnamen mayor kembali berlanjut. Sejak meraih titel juara Copa America 1993 atau 26 tahun yang lalu maka tak ada lambang supremasi yang dimenangi La Albiceleste.

Asa Lionel Messi dkk meraih gelar Copa America 2019 kandas. Kemarin (3/7) di Estadio Mineirao pada babak semifinal turnamen paling bergengsi Benua Latin itu Argentina menyerah 0-2 kepada Brasil.

Kemenangan Brasil ini membuat rekor Canarinho dalam laga bertajuk El Clasico Sudamericana bertambah panjang. Dari 111 pertemuan, Brasil menang 47 kali, 25 kali seri, serta 39 kali kalah.

Tak semua menyikapi kekalahan Argentina di tangan rival klasiknya itu dengan kesedihan. Dari laporan TyC Sports, cuma penyerang Lautaro Martinez dan gelandang Leandro Paredes yang berlinang airmata.

Sementara kapten dan bintang Argentina Messi, penyerang Sergio Aguero, juga sang pelatih Lionel Scaloni menggugat kemenangan Brasil dan sama-sama menyatakan Argentina lebih layak ke final. Secara statistik agresivitas, Argentina lebih garang.

Brasil membobol gawang Argentina lewat kaki-kaki Gabriel Jesus pada menit ke-19 serta Roberto Firmino (71'). Khusus Jesus, gol ke gawang Franco Armani kemarin memungkasi tren scoreless-nya di turnamen mayor. Setelah menunggu 676 menit (lima laga Piala Dunia 2018 dan empat laga Copa America 2019), eks pemain Palmeiras itu akhirnya berkontribusi buat Brasil juga.

“Kami kehilangan respek dengan wasit setelah apa yang dilakukannya di pertandingan ini. Hasil ini membuatmu kecewa dan kalian saksikan wasit tidaklah adil dalam pertandingan ini,” ujar Messi kesal seperti dikutip TyC Sports. “Wasit tak pernah melihat VAR (Video Assistant Referee, red.) dan kejadian ini sungguh luar biasa,” gerutu Messi lagi.

Yang membuat Messi naik darah adalah proses terjadinya gol kedua. Pada menit ke-71, saat Messi menerima passing Lautaro kemudian pemain terbaik dunia itu mencoba melakukan through pass di barisan pertahanan Brasil, sohib Messi, yakni Aguero diganjal oleh bek juga kapten Brasil Dani Alves dengan pahanya.

Wasit Roddy Zambrano asal Ekuador tak mempedulikan insiden itu dan menyatakan play on. Brasil kemudian melakukan counter attack yang dimotori Jesus kemudian dipungkasi oleh Firmino.

Darah Messi semakin naik ke ubun-ubun memasuki injury time. Bek Argentina Nicolas Otamendi tercekik oleh siku gelandang Brasil Arthur saat hendak menyundul bola menyambut tendangan sudut.

“Saya berdoa kejadian ini bisa dianalisis dan Conmebol (Konfederasi Sepak Bola Amerika Latin, red.) akan melakukan sesuatu. Namun saya rasa mereka (Conmebol) tak akan melakukan apapun,” kata Messi sinis.

Gara-gara tumpukan amarah atas ketidak adilan yang diterimanya maka kali ini Messi sama sekali tak berkata soal pengunduran diri atau periode sabatikal dari timnas. Yang terbaru terjadi musim panas lalu setelah terhenti di 16 besar Piala Dunia. Usai dikalahkan Prancis dengan skor 4-3, Messi rehat dari timnas sekitar delapan bulan.

Mundur lagi tiga tahun yang lalu atau setelah kalah di final Copa America 2016, Messi juga pernah membuat pengumuman mundur namun akhirnya batal.

“Saya menjumpai kondisi yang baru, menyenangkan, dan keberadaan harapan di masa depan dari tim ini. Jika saya diminta membantu tim ini di kemudian waktu maka saya akan melakukannya,” tutur Messi.

Sepertinya bapak tiga anak itu masih menyimpan asa mengangkat trofi bersama Argentina di masa mendatang. Kalau Piala Dunia 2022 Qatar terlalu lama, maka ada Copa America 2020 dimana Argentina dan Kolombia jadi tuan rumah bersama.

Sama halnya dengan Messi, maka Aguero juga menyuarakan asa untuk bertarung kembali di Copa America 2020 bersama Argentina. Menurut pemain Manchester City itu era Lionel Scaloni yang baru berusia tujuh bulan ini pantas diberi 'nafas' lebih panjang.

“Kami tersisih dengan perasaan dimana kami lebih pantas ada di final ketimbang Brasil. Kami semua harus tetap tenang dan rasanya senang bisa bermain di tanah air sendiri untuk Copa America selanjutnya,” ucap Aguero kepada Clarin. (dra)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bola Eropa #Bola dunia