Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ogah Terpuruk karena Corona

izak-Indra Zakaria • 2020-04-13 11:52:16
PANJATKAN DOA: Nabil Husein Said Amin berharap wabah corona segera sirna.
PANJATKAN DOA: Nabil Husein Said Amin berharap wabah corona segera sirna.

Penghentian Liga 1 2020 karena pandemi corona merugikan Borneo FC. Kedatangan wabah mematikan tersebut tidak tepat lantaran performa Pesut Etam tengah menanjak. Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin menuturkan, penghentian kompetisi membuat program yang telah disiapkan jadi runyam. Baik di lapangan maupun secara operasional klub.

 
"Ya semua aspek dirugikan. Tapi kami tidak saling menyalahkan walau virus datang di waktu yang tak tepat," jelas Nabil. 
PSSI selaku induk organisasi sepak bola tertinggi Tanah Air menghentikan liga dengan status force majeure. Situasi ini membuat klub membubarkan pemain serta melakukan pemotongan gaji.

Wajar jika Nabil menganggap penghentian kompetisi merugikan. Sebab, Sultan Samma cs berada di jalur positif dengan memetik enam poin di tiga laga terakhir.

Tim kebanggaan Urang Samarinda itu menduduki peringkat ketiga. Satu angka di belakang dari Bali United dan tertinggal tiga poin dari Persib Bandung di puncak klasemen.

"Soal sepak bola ya kami selalu pantau. Bisa dibilang Borneo FC memang lagi bagus-bagusnya. Hanya karena situasi merubah segalanya," keluh dia. 
Nabil berharap wabah segera pergi. Sebagai pemangku jabatan tertinggi klub, dia ingin industri sepak bola Tanah Air kembali hidup.

"Ya banyak sekali yang bergantung hidup dari sepak bola. Semoga musibah ini lekas berakhir agar berkegiatan normal lagi, insyaallah," pungkasnya. (*/abi2/k8)

 

Editor : izak-Indra Zakaria
#bola nasional #pbfc