Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tekanan Rp 3,92 Triliun Dimulai

izak-Indra Zakaria • 2020-09-14 12:36:57
Hakim Ziyech bersama Kai Harvert, Timo Werner dan Ben Chilwell adalah pemain mahal yang dibeli Chelsea.
Hakim Ziyech bersama Kai Harvert, Timo Werner dan Ben Chilwell adalah pemain mahal yang dibeli Chelsea.

BRIGHTON AND HOVE – Roman Abramovich bukan malaikat bagi siapapun yang duduk di kursi pelatih Chelsea. Di satu sisi, Abramovich memang sosok pemilik klub yang loyal menggerojok The Blues, julukan Chelsea, dengan uang besar. Di sisi lain, tangan besi taipan asal Rusia itu takkan segan-segan keluar begitu keloyalannya tak berbalas.

Faktanya, sejak dia mengakusisi klub London Barat itu ketika musim panas 2003 – 2004, rata-rata pelatih yang gagal memberikan trofi juara Premier League bagi Chelsea kehilangan job-nya saat durasi kontrak belum berakhir. Lihat yang terjadi dengan Antonio Conte dua musim lalu (2017 – 2018) saat tak bisa membalas modal EUR 260,5 juta (Rp 4,62 triliun) dengan trofi juara.

Atau Maurizio Sarri yang dua musim lalu memilih mengundurkan diri setelah merengkuh gelar juara Liga Europa karena besarnya tekanan terkait penampilan Chelsea di Premier League. Sarri musim itu dimodali EUR 208,8 juta (Rp 3,7 triliun). Nah, musim ini, periode kedua Frank Lampard juga dia manjakan dengan total belanja EUR 223,2 juta (Rp 3,96 triliun).

’’Abramovich tak membeli pemain-pemain hebat hanya untuk finis di posisi empat besar. Dia menginginkan Chelsea memenangi musim ini. Kalau tidak (gagal memenuhi ekspektasi), dia (Lampard) hanya menyaksikan pemainnya dari layar TV, dia akan dipecat,’’ klaim Paul Merson, pandit Sky Sports.

Mantan bomber Chelsea pada era 1990-an, Tony Cascarino, mengklaim Lampard musim ini akan jadi pelatih pertama yang ditendang dari jabatannya di Premier League. ’’Andai Chelsea tak bisa lebih baik dari musim lalu, mereka tak akan mendukungnya,’’ klaim pundit talkSPORT itu.

Di Amex Stadium, Brighton and Hove, dini hari nanti WIB, Lampard mengawali musim penuh tekanan meladeni tuan rumah Brighton & Hove Albion, pada matchweek pertama Premier League (siaran langsung Mola TV pukul 02.15 WIB). ’’Ekspektasiku bisa berada pada level yang berbeda dari musim lalu karena kami dalam situasi berbeda. Aku datang bukan untuk finis empat besar,’’ klaim Frankie, sapaan akrab Lampard, dilansir laman resmi klub.

Ya, musim panas 2019 Chelsea terkena sanksi larangan beraktivitas dalam bursa transfer. Dan, musim panas ini langsung tancap gas dengan menambahkan enam kekuatan baru di skuad Lampard yang hanya dua di antaranya berstatus free transfer, yaitu Malang Sarr (OGC Nice) dan Thiago Silva (Paris Saint-Germain).

Empat lainnya pemain bernilai tinggi, antara lain Kai Havertz (Bayer Leverkusen), Timo Werner (RB Leipzig), Ben Chilwell (Leicester City), dan Hakim Ziyech (AFC Ajax). Dari sekian banyak rekrutan barunya itu, hanya Chilwell yang sudah hafal dengan atmosfer Premier League. Handicap itu yang bisa jadi tantangan Lampard pada musim keduanya ini.

Makanya, mantan penghuni ruang ganti Stamford Bridge itu pun tak berani menjanjikan rekrutan barunya bakal langsung tune in. Termasuk Werner yang pada pramusim akhir Agustus menjebol gawang The Seagulls, julukan Brighton, pada laga pramusim. ’’Saat ini kami berusaha membuat mereka nyaman dan bermain dengan kemampuan terbaiknya. Kami perlu memberikan sedikit waktu,’’ tutur Lampard yang jadi saksi didepaknya Claudio Ranieri dari London Cobham, sebutan kamp latihan Chelsea, musim panas 2004.

Padahal saat itu Ranieri sudah mampu membawa Chelsea finis sebagai runner up Premier League, lebih baik dari musim sebelumnya yang terhenti di posisi keempat. Sama seperti posisi Chelsea pada musim pertama Lampard, musim lalu. Cascarino pun mewanti-wanti. ’’Dia dipecat jika tak kunjung membawa klub ini membaik sampai pekan ke-17,’’ kata Cascarino.

Tactician Brighton Graham Potter pun merasa terhormat klubnya bisa jadi lawan pertama di balik pembangunan besar-besaran skuad Chelsea musim ini. ’’Siapa tahu? (rekrutan Chelsea akan langsung nyetel dengan taktik Lampard). Aku tak bisa memprediksi. Itu hanya argumentasi saja,’’ tutur Potter, dilansir laman Independent.

Dari nama-nama pembelian baru Chelsea, Potter sudah tahu ambisi Abramovich musim ini hanya satu. ’’Jelas mereka dibangun untuk berada di puncak klasemen,’’ klaim Potter. Modal skor seri 1-1 dalam laga pramusim bisa jadi acuan Potter untuk meredam mimpi besar Chelsea lagi memenangi pertandingan. (ren)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bola Eropa