MALANG - Menjelang bergulirnya turnamen pramusim 2022, Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida menegaskan bahwa agenda tersebut merupakan ajang mematangkan persiapan tim, sehingga dia merasa tidak terbebani dengan status Arema FC sebagai raja pramusim.
Mengingat tim berjuluk Singo Edan itu sering menjuarai turnamen pramusim. Terakhir kali mereka berhasil keluar menjadi juara turnamen Piala Presiden pada 2019. Saat itu Arema FC keluar menjadi juara usai mengalahkan Persebaya Surabaya di dua leg final dengan agregat 3-1.
Sementara itu, dia justru tidak melihat rekam jejak tim sebagai beban. Menurutnya yang paling penting saat ini adalah melihat perkembangan tim, baik sisi taktik, teknik, maupun kondisi fisik pemain.
“Pramusim untuk melakukan persiapan menghadapi pertandingan pertama di liga. Jika meraih hasil bagus itu memang lebih baik,” tutur pelatih asal Portugal.
“Tapi target kita bukan hasil pramusim, kita punya target panjang setelahnya yakni di kompetisi,” imbuhnya.
Sejauh ini Arema FC sudah beberapa kali menggelar laga uji coba. Setidaknya sudah ada tiga laga uji coba yang telah dilakoni yakni melawan PSIS Semarang, Tim Porprov Kabupaten Malang dan menghadapi tim Liga 2, Deltras Sidoarjo.
Dalam waktu dekat Arema FC juga akan kembali melakoni uji coba melawan PSIS Semarang. Karena laga uji coba melawan PSIS Semarang digelar dalam format home away.
“Saya sudah siap untuk menghadapi laga uji coba, ini tes taktikal bermain bukan soal hasil saja,” tegas mantan pelatih Semen Padang FC tersebut. (*/jpg/abi/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria