PARIS—Keinginan Presiden FIFA Gianni Infantino agar negara anggotanya memberi nama Pele di stadion mereka telah direalisasikan oleh Cape Verde atau Tanjung Verde. Negara kepulauan di Afrika Barat itu mengganti Estadio Nacional de Cabo Verde menjadi Stadion Pele.
Konfirmasi perubahan nama stadion berkapasitas 15 ribu penonton itu diumumkan oleh Perdana Menteri Tanjung Verde Dr Ulisses Correira e Silva.
”Antara Tanjung Verde dan Brasil memiliki ikatan sejarah dan budaya yang berjalan beriringan. Seperti dua negara bersaudara yang dihubungkan oleh bahasa dan identitas sama,” beber Silva dikutip The Sun.
Pele, peraih tiga kali Piala Dunia bersama Brasil, itu mengembuskan nafas terakhir pada 29 Desember 2022 atau pada usia 82 tahun. Penyebabnya adalah kanker usus besar. Pele telah mencetak rekor dunia dengan 1.281 gol dalam 1.363 penampilan selama 21 tahun kariernya. Termasuk 77 gol dalam 92 pertandingan untuk negaranya, dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik FIFA Abad Ini pada 2000.
Dalam pernyataan, Silva melanjutkan bahwa Pele akan selalu menjadi idola yang menghubungkan beberapa generasi. “Sebagai penghormatan dan pengakuan kepada sosok yang membuat kita semua hebat ini, saya mewujudkan niat untuk menamai stadion nasional kita sebagai 'Estadio Pele', sebuah inisiatif yang saya percaya akan diikuti oleh beberapa negara di dunia,” lanjutnya.
Silva pun mengatakan, setelah menyampaikan niat tersebut kepada FIFA, ia berharap dapat segera dilakukan tindakan simbolis untuk mengubah nama stadion nasional negara mereka tersebut. Silva juga mempersilakan publik Tanjung Verde untuk memberikan pendapatnya atas keputusan tersebut.(io/dns/jpg/tom/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria