Brighton and Hove Albion dilaporkan sedang mempertimbangkan langkah mengejutkan untuk merekrut gelandang Liverpool yang akan segera habis kontraknya, James Milner.
Gelandang asal Inggris itu bisa pergi sebagai pemain bebas transfer di akhir musim ini. Juergen Klopp sebenarnya ingin mempertahankannya untuk musim kesembilan berturut-turut di Anfield, tetapi klub tidak menunjukkan niat untuk menawarkan kontrak baru kepadanya.
Menurut Athletic, Brighton sedang mempertimbangkan transfer gratis untuk pemain berusia 37 tahun musim panas ini untuk menambah pengalaman, kepemimpinan, dan kualitas di lini tengah mereka. Dia juga sangat serbaguna dan bisa bermain di mana saja di lini tengah maupun full-back.
Burnley yang baru dipromosikan juga dapat mempertimbangkan untuk mengontrak Milner musim depan. The Clarets, yang memenangkan Divisi Championship dengan dua pertandingan tersisa, memiliki mantan rekan setim Milner, Vincent Kompany, sebagai pelatih Burnley saat ini.
Kompany berbagi lapangan 140 kali sebagai rekan setim Milner selama hari-harinya bermain bersama Manchester City. Terlepas dari usianya, pemain internasional Inggris dengan 61 caps ini terus tampil reguler untuk tim asuhan Klopp.
Milner mencatatkan 37 penampilan di seluruh kompetisi musim ini sebagai pujian atas kebugaran dan kualitasnya. Dia adalah legenda hidup di divisi teratas Inggris, membuat 613 penampilan Liga Premier dan memenangkan liga tiga kali.
Namun, The Reds akan melakukan perombakan besar di lini tengah musim panas ini. Alex Oxlade-Chamberlain, Naby Keita, dan Milner akan habis kontrak di musim panas ini. Sementara Jordan Henderson dan Fabinho perlu mendapatkan pelapis merujuk performa mereka yang tidak konsisten.
Liverpool menargetkan beberapa gelandang menjelang musim panas, termasuk Aurelien Tchouameni dari Real Madrid dan Mateo Kovacic dari Chelsea.
Klopp mengaku puas bermain di Liga Europa
Liverpool dalam bahaya kehilangan tiket ke Liga Champions musim depan, karena mereka duduk di posisi ketujuh di liga dengan 53 poin dari 32 pertandingan. Aston Villa dan Tottenham Hotspur masing-masing berada di urutan keenam dan kelima, dengan 54 poin dari 33 pertandingan. Manchester United yang berada di posisi keempat memimpin The Reds dengan tujuh poin dan memiliki satu pertandingan di tangan.
Pengembalian sembilan poin dari tiga pertandingan terakhir mereka telah memberi The Reds peluang untuk finis di empat besar. Namun, dari apa yang terlihat saat ini, bermain di Liga Europa menjadi target realistis. Turnamen itu dapat kembali ke Anfield untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.
Ditanya apakah dia akan puas dengan sepak bola yang digelar malam Jumat, Klopp menjawab dengan santai. "Kami akan mengambil apa yang kami dapatkan. Kami tidak memulai musim dengan mengatakan itu akan fantastis, tetapi musim mengajari kami beberapa hal. Kami ingin menciptakan dasar untuk lolos ke skenario terbaik," katanya. (*)
Editor : izak-Indra Zakaria