SURABAYA—Uston Nawawi mulai berbenah pasca kembali ditunjuk sebagai pelatih sementara Persebaya Surabaya. Satu fokus utama yang tengah dibenahi Uston Nawawi di skuad Persebaya adalah soal rasa memiliki satu sama lain.
Diketahui, selama putaran pertama Liga 1 Persebaya seolah tidak memiliki semangat kebersamaan di antara pemain. Karena itu, Uston Nawawi akan membangun ulang rasa kebersamaan dan semangat juang para pemain Persebaya.
Hal itu tentunya dilakukan agar Persebaya menjadi lebih baik di putaran kedua Liga 1 musim ini. Bahkan dikatakan Uston Nawawi, semangat juang dan rasa kebersamaan itu harus ditanamkan di setiap pertandingan yang dilakoni Persebaya.
"Kami restart lagi, tumbuhkan lagi kebersamaan dan semangat juang pemain di setiap laga," ungkapnya. Legenda Persebaya itu juga tak menampik bahwa Green Force merupakan tim besar di Indonesia. Hal itu pun kerap membuat Bonek (sebutan pendukung Persebaya) berekspektasi tinggi terhadap tim di setiap musimnya. "Tentunya semua pemain menyadari dan merasa memiliki Persebaya," terangnya.
Lebih jauh, Uston Nawawi menyinggung soal aksi Bonek yang unjuk rasa sebagai bentuk kekecewaan atas performa Persebaya di putaran pertama. Uston Nawawi yang kenyang pengalaman saat berseragam Persebaya, mengaku sudah sering didemo Bonek.
Karena itu dia tidak mau menjadikan demo Bonek tersebut sebagai beban terhadap tim. Dia lebih memilih menjadikan demo Bonek sebagai suntikan motivasi bagi anak asuhnya. "Jangan itu (demo) jadi beban. Malah harus jadi motivasi buat kami agar lebih baik lagi," tukasnya.
Sebelumnya, Uston Nawawi kembali ditunjuk mendampingi Persebaya buntut hasil buruk yang diraih Josep Gombau. Manajemen Persebaya berharap Uston Nawawi mampu meningkatkan prestasi Green Force di putaran kedua nanti. (jpc/ndy)
Editor : izak-Indra Zakaria