LONDON—Manchester City nyaris jadi klub pertama yang sapu bersih tiga award bergengsi dalam The Best FIFA Football Awards 2023. Sayangnya, treble winners ketika City memenangi Premier League, Piala FA, dan Liga Champions tahun lalu tidak menular dalam malam gala The Best FIFA yang dihelat di London (16/1).
Bomber City Erling Haaland gagal mendapatkan predikat The Best FIFA Men’s Player atau pemain terbaik pria untuk menyusul Ederson Moraes (kiper terbaik) dan Pep Guardiola (pelatih terbaik).
Haaland kembali harus mengakui Lionel Messi yang mengalahkannya dalam Ballon d’ Or (penghargaan pemain terbaik dunia oleh majalah Prancis France Football) di Paris sepuluh pekan sebelumnya (31/10/2023).
Haaland dan Messi sejatinya sama-sama mengoleksi 48 poin. Tapi, Messi berhak jadi pemenang melalui jumlah pilihan terbanyak oleh kapten timnas. Hal itu sesuai dengan artikel 12 dalam Rules of Allocation untuk The Best FIFA. Bahkan, Leo –sapaan akrab Messi – sebagai kapten timnas Argentina memberikan suaranya kepada Haaland.
’’Kebanggaan bisa bersanding dengan Messi. Masuk nomine pun sesungguhnya suatu kehormatan,’’ ungkap Alfie Haaland, ayah Erling Haaland, seperti dilansir Daily Mail.
Alfie tidak mau terjebak dengan perdebatan di antara fans Haaland dan Messi tentang siapa yang lebih pantas jadi pemenang. Memang, kalau membandingkan jumlah gelar yang diperoleh sepanjang 2023, Haaland unggul jauh. Jika Haaland memenangi treble bagi City, maka Messi hanya mampu membawa klubnya Inter Miami CF memenangi Leagues Cup.
Masalahnya, kriteria pemenang juga meliputi hal selain urusan di dalam lapangan. Prestasi di luar lapangan masuk penilaian. ”Hanya FIFA yang tahu (penilaiannya),” ucap Alfie.
Suara-suara yang tidak menginginkan Messi mendapatkan gelar pemain terbaik dunia FIFA kali kedelapan (2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2022, dan 2023) pun bermunculan. Salah satunya legenda Jerman Lothar Matthaeus. Peraih pemain terbaik dunia FIFA 1991 itumenganggap sosok Messi sudah so yesterday.
”Setelah dia di Paris (memperkuat Paris Saint-Germain) lalu Miami (Inter Miami), Messi hanya menciptakan euforia. Dia tidak bisa lagi memenangi trofi mayor,’’ kata Matthaeus kepada Sky Deutschland.
Begitu pula kata jurnalis Mirror Sport John Cross yang mendapatkan hak suara dalam The Best FIFA tahun ini. ’’Aku rasa memenangi tiga gelar juara tidak sering terjadi dan itu bisa dilakukan Haaland. Itulah alasanku kalau dia (Haaland) layak untuk memenanginya,’’ tutur Cross.
Begitu pentingnya treble winners bagi City, Pep sampai sulit memilih siapa yang terbaik antara FC Barcelona 2010 dan City 2023. Barca pada 2010 juga dibawa Pep merengkuh treble winners. ’’Barca adalah klub yang ada di dalam hatiku. Alasan itulah yang membawaku ada di sini (City, Red),’’ tutur Sang Filsuf –julukan Pep—saat diwawancarai host The Best FIFA Thierry Henry.
Pep juga tidak mau mengomentari kekalahan anak asuhnya, Haaland, oleh Messi. Sudah menjadi rahasia umum, Pep tetap jadi penggemar Messi yang notaben anak asuhnya di Barca 2010. (ren/dns)
Menang meski Poin Sama
Lionel Messi
(Paris Saint-Germain, Inter Miami CF, timnas Argentina)
Poin: 48
Kapten: 13 (677)
Pelatih: 11 (476)
Media: 11 (315)
Fans: 13 (613.293)
Erling Haaland
(Manchester City, timnas Norwegia)
Poin: 48
Kapten: 11 (557)
Pelatih: 13 (541)
Media: 13 (729)
Fans: 11 (365.893)
Kylian Mbappe
(Paris Saint-Germain, timnas Prancis)
Poin: 35
Kapten: 9 (282)
Pelatih: 9 (302)
Media: 9 (168)
Fans: 8 (201.866)
KETERANGAN
Seiring ada poin yang sama, penentuan pemenang menggunakan perolehan suara terbanyak oleh kapten timnas mengacu artikel 12 dari Rules of Allocation. Messi yang berhak jadi pemenang.
+++++++++++++
GRAFIS
Pemenang The Best FIFA Football Awards 2023
PEMAIN TERBAIK
Pria
Lionel Messi
Paris Saint-Germain, Inter Miami CF/Argentina
Wanita
Aitana Bonmati
FC Barcelona/Spanyol
KIPER TERBAIK
Pria
Ederson Moraes
Manchester City/Brasil
Wanita
Mary Earps
Manchester United/Inggris
PELATIH TERBAIK
Pria
Pep Guardiola
Manchester City
Wanita
Sarina Wiegman
Inggris
GOL TERBAIK (PUSKAS AWARD)
Guilherme Madruga
Botafogo vs Novorizontino
FANS TERBAIK
Supertor Colon (Argentina)
FAIR PLAY
Timnas Brasil
PENGHARGAAN SPESIAL
Marta (timnas wanita Brasil)
FIFPRO MEN’S WORLD 11
Skema: 3-3-4
Thibaut Courtouis
(Real Madrid)
Kyle Walker Ruben Dias John Stones
(Manchester City) (Manchester City) (Manchester City)
Bernardo Silva Kevin De Bruyne Jude Bellingham
(Manchester City) (Manchester City) (Real Madrid)
Lionel Messi Vinicius Junior
(Inter Miami CF) (Real Madrid)
Erling Haaland Kylian Mbappe
(Manchester City) (Paris Saint-Germain)
FIFPRO WOMEN’S WORLD 11
Skema: 3-3-4
Kiper: Mary Earps (Manchester United)
Bek: Lucy Bronze (FC Barcelona), Olga Carmona (Real Madrid), Alex Greenwood (Manchester City)
Gelandang: Aitana Bonmatí (FC Barcelona), Ella Toone (Manchester United), Keira Walsh (FC Barcelona)
Penyerang: Lauren James (Chelsea), Sam Kerr (Chelsea), Alex Morgan (San Diego Wave), Alessia Russo (Manchester United-Arsenal)
Editor : izak-Indra Zakaria