BALIKPAPAN – Para pemanah muda bersaing membuktikan kepiawaian mereka dalam membidik target. Tepatnya pada Borneo Archery Fiesta yang berlangsung di Lapangan Sabili Archery Club Balikpapan.
Agenda telah berlangsung sejak 29 Januari hingga Sabtu (4/2). Event ini juga rangkaian HUT Ke-127 Kota Balikpapan. Ketua panitia, Kusuma Ismail mengatakan, ajang ini diikuti 395 peserta. Dari Balikpapan dan luar Balikpapan. Di antaranya, Palu, Banjarmasin, dan Bontang.
Borneo Archery Fiesta mempertandingkan beberapa kategori. Antara lain, barebow pra junior (5 meter), standarbow nasional (10 meter, 20 meter, 30 meter, dan 40 meter), recurve (40 meter dan umum 70 meter), compound U-15 (40 meter dan compound umum 50 meter), barebow 50 meter umum, serta barebow executive 20 meter.
“Ajang ini sudah sejak 2018 digelar untuk seri pertama, tapi terpaksa vakum karena pandemi. Di tahun ini digelar lagi seri keduanya,” ujarnya.
Dirinya menyebut, antusiasme peserta sangat tinggi khususnya peserta usia dini. Hal itu tak lepas dari perkembangan atlet panahan di Kaltim, khususnya Balikpapan.
“Alhamdulillah untuk olahraga panahan ini perkembangannya cukup pesat,” jelasnya.
Berkembangnya olahraga ini, kata dia, terbukti juga dengan semakin bertambahnya klub panahan. Yang dari awalnya hanya dua klub menjadi lima klub yang terdaftar di Balikpapan.
Salah satunya, lanjut Kusuma, Sabili Archery Club Balikpapan, yang merupakan klub miliknya. Klub ini diketahui sukses mengirimkan dua atlet untuk PON XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara.
Dari pelaksanaan ajang tersebut, Kusuma berharap dapat menjadi wadah untuk membina atlet-atlet usia dini. Untuk bisa lebih berprestasi dan bersaing dengan daerah lain di kancah nasional. “Karena Kaltim ini juga disegani di tingkat nasional,” pungkasnya.(er/k16)
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Indra Zakaria