MAKAU - Alwi Farhan menunjukkan taringnya saat berhadapan dengan dengan pemain yang lebih senior. Atlet berusia 19 tahun itu menundukkan Cheam June Wei, yang lebih senior 8 tahun darinya di babak 32 besar Macau Open. Saat berhadapan di Macao East Asian Games Dome, Macau, Alwi menang dua game langsung (21-17, 22-20).
“Alhamdulillah bisa mengatasi semua problem-problem saya di dalam lapangan saat lawan Cheam," ujarnya kepada Jawa Pos kemarin melalui instant messaging.
Alwi mengakui kesulitan untuk menundukkan lawan yang lebih pengalaman. "Ya memang tadi dia banyak melakukan pukulan-pukulan yang kurang saya prediksi," sebutnya. Hal itu membuat perolehan poin di game kedua sangat ketat. "Pada poin-poin akhir set kedua tadi, saya bermain lebih berani," beber juara Kejuaraan Dunia Junior 2023 tersebut.
Bagi Alwi, kemenangan melawan Cheam menjadi modal saat menantang wakil Malaysia lainnya, Justin Hoh di babak 16 besar. Secara rekor pertemuan, pebulu tangkis asal Solo itu masih unggul 2-1 atas Justin.
Hanya saja, di pertemuan terakhir Guwahati Masters 2023, atlet yang sempat menekuni sepak bola itu harus menyerah rubber game (21-17, 20-22, 17-21). "Ya ini modal supaya saya siap untuk bermain lagi," paparnya.
Tunggal putra lainnya Yohannes Saut Marcellyno juga berhasil menundukkan pemain senior dari Thailand Kantaphon Wangcharoen (21-10, 21-18). Sayangnya, di tunggal putri, hanya Putri Kusuma Wardani yang lolos usai bisa menaklukkan wakil Taiwan Huang Ching Ping (21-17, 21-12). Sedangkan, Komang Ayu Cahya Dewi harus mengakui keunggulan dari wakil Taiwan lainnya, Lin Hsiang Ti 18-21, 14-21). (raf/bas/jpg/er)
Editor : Indra Zakaria