Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kukuhkan Kampung Satgas RT 9, Satgas Daerah Berharap Kasus Semakin Menurun

Wawan-Wawan Lastiawan • Rabu, 28 Oktober 2020 - 04:30 WIB
-
-

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan mengukuhkan satuan tugas (Satgas) penanganan COVID-19, di RT 9 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara. Hal ini dilakukan karena tingkat kelurahan merupakan yang paling terdekat dengan masyarakat. 

Selain itu, pengukuhan tim Satgas di Kampung Siaga ini untuk mengupayakan pencegahan maksimal penyebaran COVID-19, yang telah mereka terapkan sebelumnya. Tentunya apa yang dilakukan tersebut mendapat sambutan baik dari Satgas utama daerah.

“Saya kira baik dan RT juga lebih siaga karena yang paling banyak bergerak di Lapangan adalah RT. Kalau ada yang positif dan melakukan edukasi lebih dekat dengan masyarakat, yaitu adalah RT. Sangat baik juga bisa mengatasi dampak lainnya, seperti dampak ekonomi dan sosial,” ujar Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, saat ditemui usai pengukuhan, Selasa (27/10).

Secara bersamaan, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty, menyebut, dengan adanya pengukuhan kampung Satgas ini dapat menurunkan angka kasus COVID-19. Termasuk sebagai garda terdepan yang dijalankan langsung oleh masyarakat.

“Semua harus tetap bersiaga terutama dengan dibentuknya kampung satgas, karena masyarakat adalah garda terdepan,” ucapnya Dio, sapaan akrabnya. 

Berdasarkan pantauan langsung, terlihat di area kampung satgas RT 9 terdapat wastafel tempat mencuci tangan. Sebelumnya, saat masuk ke kawasan tersebut juga telah disambut spanduk yang bertuliskan kampung siaga COVID-19, serta pernak-pernik  masker yang tertata rapi.

Tak hanya itu, dalam pengukuhan tersebut juga ditandai penyerahan bantuan masker yang diterima langsung oleh Ketua RT 9, yang juga merupakan duta masker Kasmadi. Juga penyerahan budidaya ember lele dan nila, yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Balikpapan Heria Prisni.

“Jadi bukan hanya kesehatan saja yang diutamakan melainkan ketahanan pangan juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Dengan adanya budidaya ini sangat bagus dan dapat dimanfaatkan untuk sumber gizi keluarga, sehingga untuk memenuhi gizi keluarga tidak perlu lagi repot-repot ke pasar,” imbuhnya.

Diketahui, kampung satgas ini telah ada sejak tujuh bulan lalu, dimana awal COVID-19 merebak di Kota Balikpapan. Sebagai Ketua RT 9, Kasmadi memang menerapkan disiplin tentang permasalahan COVID-19  kepada masyarakatnya. (rin/pro)

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#balikpapan