Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Minat Warga Melonjak: Tingkat Keterisian Penumpang Balikpapan City Trans Tembus 117 Persen

Redaksi Prokal • 2026-01-17 13:00:00
Bus Balikpapan City Trans melintas di kawasan Jalan MT Haryono cukup diminati warga Balikpapan.(IST)
Bus Balikpapan City Trans melintas di kawasan Jalan MT Haryono cukup diminati warga Balikpapan.(IST)

 

BALIKPAPAN – Layanan angkutan massal Balikpapan City Trans (BCT) kini telah bertransformasi menjadi tulang punggung utama transportasi publik di Kota Balikpapan. Sepanjang tahun 2025, performa layanan ini mencatatkan angka yang luar biasa dengan tingkat keterisian penumpang atau load factor mencapai 117 persen. Lonjakan signifikan ini menandakan adanya pergeseran pola mobilitas masyarakat yang mulai beralih dari penggunaan kendaraan pribadi menuju transportasi umum yang lebih efisien.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dalam kegiatan Ekspose Akhir Tahun 2025 di hadapan ribuan ketua RT se-Kota Balikpapan. Berdasarkan data operasional, grafik kenaikan jumlah penumpang terlihat sangat stabil sejak bulan Agustus hingga November 2025, terutama pada Koridor A dan Koridor B. Pencapaian load factor yang melampaui angka 100 persen ini dipandang sebagai bukti nyata bahwa masyarakat telah menaruh kepercayaan tinggi terhadap kenyamanan dan keamanan layanan bus modern tersebut.

Saat ini, sebanyak 19 unit armada aktif dikerahkan untuk melayani tiga rute strategis di Kota Beriman. Koridor A melayani mobilitas dari Pelabuhan Semayang hingga Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, sementara Koridor B dan C menghubungkan Terminal Batu Ampar dengan ruas-ruas jalan utama seperti Jalan MT Haryono dan kawasan Ahmad Yani. Untuk menjaga keandalan operasional dan meminimalisir kendala di lapangan, pemerintah kota juga menyiagakan dua unit bus tambahan sebagai armada cadangan.

Peningkatan minat pengguna ini diimbangi oleh Pemerintah Kota Balikpapan dengan melakukan percepatan revitalisasi sarana pendukung. Pembangunan halte baru di lokasi strategis seperti kawasan Kantor Pos dan Puskib terus dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan penumpang tetap terjaga. Ke depannya, pengembangan BCT tidak hanya terpaku pada penambahan armada, tetapi juga mencakup strategi integrasi antarmoda dan rekayasa lalu lintas yang lebih komprehensif. Upaya ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan transportasi publik yang nyaman dan tepat waktu sebagai pilihan utama warga demi mewujudkan kota yang lebih tertib serta ramah lingkungan.(*)

Editor : Indra Zakaria