Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Berbekal Pengalaman USBK, Siswa Balikpapan Siap Hadapi Tes Kemampuan Akademik Nasional

Redaksi Prokal • Minggu, 18 Januari 2026 - 11:30 WIB
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik

BALIKPAPAN – Para siswa di Kota Balikpapan dipastikan tidak akan menemui kendala berarti dalam menghadapi kebijakan baru Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kementerian Pendidikan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan menegaskan bahwa kesiapan mental dan sistem bagi peserta didik telah terbentuk berkat penerapan Ujian Sekolah Berstandar Kota (USBK) yang sudah berjalan selama beberapa tahun terakhir.

Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, menjelaskan bahwa bagi para siswa, konsep TKA sebenarnya bukan hal baru. Jika sebelumnya siswa harus menghadapi USBK dengan delapan mata pelajaran, TKA justru dinilai lebih sederhana karena hanya menguji dua mata pelajaran. Hal ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi siswa untuk lebih fokus tanpa mengurangi standar capaian akademik yang ingin diukur.

Bagi peserta didik, hasil ujian ini memegang peranan penting meskipun tidak menjadi penentu kelulusan. Data yang dihasilkan dari TKA maupun USBK akan menjadi rapor pemetaan prestasi individu. Hasil inilah yang nantinya membuka peluang emas bagi siswa melalui jalur prestasi dalam proses penerimaan peserta didik baru, terutama bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan dari jenjang Sekolah Dasar (SD) ke Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sistem ini memungkinkan siswa dengan peringkat prestasi yang baik untuk langsung mendapatkan kursi di sekolah tujuan sesuai dengan kuota yang tersedia. Dengan begitu, ujian akademik di Balikpapan kini lebih berfungsi sebagai apresiasi atas kemampuan siswa sekaligus alat pemetaan untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di masa depan.

Kesiapan infrastruktur dan pemahaman sistem yang sudah matang di Balikpapan membuat para orang tua dan siswa tidak perlu merasa khawatir berlebih terhadap transisi kebijakan nasional ini. Kota Minyak dinilai telah memiliki fondasi kuat dalam menjaga standar kompetensi akademik anak didiknya.(*)

Editor : Indra Zakaria