Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ratusan Pekerja Jalani Tes NAPZA, Pertamina Patra Niaga Perketat Pengawasan Keselamatan Kerja

Wawan • Kamis, 11 Juni 2026 | 18:52 WIB
Pemeriksaan yang dilaksanakan pada Senin (8/6) tersebut diikuti oleh 504 peserta yang terdiri dari jajaran manajemen, pekerja staf, serta tenaga kerja pendukung operasional di lingkungan perusahaan.
Pemeriksaan yang dilaksanakan pada Senin (8/6) tersebut diikuti oleh 504 peserta yang terdiri dari jajaran manajemen, pekerja staf, serta tenaga kerja pendukung operasional di lingkungan perusahaan.

 

PROKAL.co, Balikpapan – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyelenggarakan pemeriksaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) bagi seluruh pekerja di lingkungan perusahaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menerapkan Kebijakan Pencegahan Penyalahgunaan Alkohol, Obat-obatan Terlarang, dan Pengelolaan HIV/AIDS di Tempat Kerja guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Pemeriksaan yang dilaksanakan pada Senin (8/6) tersebut diikuti oleh 504 peserta yang terdiri dari jajaran manajemen, pekerja staf, serta tenaga kerja pendukung operasional di lingkungan perusahaan. Kegiatan dilakukan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan melalui mekanisme pemeriksaan urine menggunakan tujuh parameter yang dilaksanakan secara tertib dan terjadwal dengan menerapkan prosedur yang berlaku.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya perusahaan dalam menjaga budaya kerja yang berintegritas sekaligus memitigasi risiko operasional yang dapat timbul akibat penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya.

“Keselamatan kerja merupakan prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional Pertamina Patra Niaga. Melalui pemeriksaan NAPZA secara berkala, kami ingin memastikan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika maupun zat adiktif lainnya. Ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan operasional sekaligus melindungi seluruh pekerja dan masyarakat,” ujar Edi.

Menurutnya, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh unsur perusahaan dan pemangku kepentingan terkait. Oleh karena itu, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat berbagai program edukasi, sosialisasi, serta pengawasan sebagai bagian dari implementasi budaya HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) di lingkungan kerja.

“Budaya kerja yang sehat dan berintegritas menjadi fondasi penting dalam mendukung kinerja perusahaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga diri, lingkungan kerja, dan keberlangsungan operasional perusahaan dari risiko penyalahgunaan NAPZA,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan diawali dengan pengujian sampel urine menggunakan tujuh parameter. Apabila ditemukan hasil reaktif atau dugaan positif, maka peserta akan menjalani asesmen bersama konselor BNN untuk memperoleh pendalaman lebih lanjut. Berdasarkan hasil asesmen tersebut, apabila diperlukan akan dilakukan uji konfirmasi menggunakan metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) guna memastikan adanya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA).

Melalui pelaksanaan pemeriksaan NAPZA secara berkala, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, aman, dan berintegritas, sekaligus mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja serta masyarakat secara luas.

Editor : Wawan
#pertamina