Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Sering-Sering Turun ke Lapangan, Wabup Berau Minta OPD Proaktif Jaga Ketahanan Pangan

Redaksi • Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:34 WIB
Gamalis. ISTIMEWA
Gamalis. ISTIMEWA

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, menekankan pentingnya peran aktif organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya yang membidangi sektor pertanian dan ketahanan pangan dalam menjaga stabilitas ketersediaan bahan pangan, serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi.

Menurutnya, ketahanan pangan merupakan salah satu isu strategis yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Baca Juga: Sekkab Berau Ingatkan Pegawai Jaga Integritas dan Hindari Pelanggaran

Tantangan yang dihadapi saat ini tidak hanya berkaitan dengan distribusi pangan, tetapi juga menyangkut aspek produksi, ketersediaan komoditas, hingga kesejahteraan para petani sebagai ujung tombak sektor pertanian.

Gamalis menegaskan, OPD terkait, seperti Dinas Pertanian, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) dan Dinas Pangan Berau, serta perangkat daerah lainnya yang bersinggungan dengan sektor pangan, harus menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

"Saya meminta dinas-dinas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat untuk terus memantau kondisi di lapangan. Jangan sampai kita terlambat mengambil langkah karena kurangnya komunikasi dengan petani maupun pelaku usaha pangan," ujarnya.

Ia menilai, upaya menjaga ketahanan pangan tidak cukup hanya dilakukan melalui laporan administratif atau pembahasan di ruang rapat.

Aparatur pemerintah harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk memahami persoalan yang dihadapi para petani secara nyata.

Menurut Gamalis, kunjungan lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan solusi atas berbagai kendala yang terjadi.

Baca Juga: Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Dorong Pengembangan Homestay Berbasis Masyarakat

"Turun langsung ke lapangan, berdialog dengan petani, kelompok tani, dan pelaku usaha pertanian. Tanyakan apa yang menjadi kendala mereka, apakah terkait pupuk, irigasi, distribusi hasil panen, ketersediaan air, atau persoalan lainnya yang mempengaruhi produktivitas. Ini penting agar kebijakan yang dibuat benar-benar tepat sasaran," tegasnya.

Lebih lanjut, Gamalis mengingatkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu OPD semata.

Menurutnya, diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar upaya menjaga stabilitas pangan dapat berjalan optimal.

Ia mendorong adanya kerja sama yang lebih kuat antarperangkat daerah, termasuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pelaku usaha, akademisi, organisasi masyarakat, hingga kelompok tani dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Berau. 

"Dengan kolaborasi yang baik, tantangan yang ada akan lebih mudah diatasi," jelasnya.

Di tengah berbagai tantangan global seperti perubahan iklim, fluktuasi harga pangan, inflasi, hingga gejolak pasar internasional yang dapat memengaruhi stabilitas pasokan, Gamalis menilai Kabupaten Berau harus mampu membangun kemandirian pangan melalui solusi-solusi lokal yang konkret dan berkelanjutan.

Baca Juga: Wabup Gamalis Apresiasi Polres Berau Ungkap Kasus Peredaran Narkoba

Menurutnya, potensi pertanian yang dimiliki Berau harus dimaksimalkan untuk mendukung ketersediaan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

"Jika kita mampu mengelola sektor pangan dengan baik di tingkat daerah, maka kita akan lebih siap menghadapi berbagai tekanan dari luar. Kuncinya ada pada komunikasi yang baik, koordinasi yang kuat, dan tindakan cepat dalam menyelesaikan persoalan di lapangan," katanya. (*/adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
#gamalis #berau #ketahanan pangan