Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

GAWAT..!! Stok Minyak Goreng di Kaltara Menipis

izak-Indra Zakaria • Jumat, 25 Februari 2022 - 03:44 WIB
STOK TERBATAS: Masih alami keterbatasan stok minyak goreng jadi incaran ibu rumah tangga.
STOK TERBATAS: Masih alami keterbatasan stok minyak goreng jadi incaran ibu rumah tangga.

TANJUNG SELOR - Minyak goreng masih jadi incaran masyarakat. Bukan karena harga yang disesuaikan Rp 14 ribu per liter. Melainkan stok barang yang ada dikabarkan terbatas bahkan menipis. 

Apalagi jelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HKBN), minyak goreng menjadi perhatian. Di tengah banyaknya pemberitaan mengenai penimbunan minyak gorang, stok di Kaltara malah terbatas. 

“Tidak ada indikasi penimbunan. Memang kita akui, jelang HKBN migor ini menipis. Itupun jadi keluhan toko retail dan lainnya,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltara Hasriyani, Rabu (23/2). 

Di Kaltara, menurut Hasriyani, tidak ada keributan mengenai minyak goreng. Hanya saja, ketersediaan stok yang menipis dan terbatas perlu diperhatikan. Disperindagkop berkoordinasi dengan pihak distributor. Misalnya, dengan distributor yang ada di Tarakan dan Tanjung Selor. Guna memenuhi kebutuhan minyak goreng.

“Kita memang ada, namun tidak banyak stoknya. Kita sudah lakukan penyesuaian tapi bermasalah dengan stok yang menipis,” tuturnya.

Khusus untuk Alfamidi yang masuk keanggotaan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) juga alami kekosongan sejak 19 Januari lalu. Padahal Alfamidi, menurutnya, tidak seharusnya alami kekosongan.

“Alfamidi ini pilar, namun kosong. Ini juga yang kita sesalkan kenapa kosong. Padahal jelas-jelas masuk dalam keanggotaan Aprindo. Di swalayan lain ada namun terbatas,” jelasnya.

Sejak beberapa hari yang lalu, tim dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah di Kaltara. Namun tim menyebar untuk melakukan peninjauan dan pengecekan minyak goreng. (fai/uno) 

Editor : izak-Indra Zakaria
#ekonomi