Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Angin Segar untuk Petani, Harga TBS Sawit Kaltim Terus Menanjak Tembus Rp 3.450 per Kilogram

Redaksi Prokal • Kamis, 16 April 2026 - 11:15 WIB
Ilustrasi sawit
Ilustrasi sawit

SAMARINDA – Tren positif harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur terus berlanjut dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan harga yang konsisten ini membawa dampak signifikan bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para petani di wilayah Bumi Etam.

Plt Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir, menjelaskan bahwa penguatan harga ini dipicu oleh dinamika pasar global, terutama melonjaknya harga Crude Palm Oil (CPO) dan tingginya permintaan dunia. Dalam penetapan terbaru, harga rata-rata tertimbang CPO kini berada di level Rp 14.705,52 per kilogram, sementara harga kernel menyentuh Rp 13.757,20 per kilogram.

"Kenaikan harga mingguan ini membawa optimisme bagi sektor perkebunan kita," ujar Ahmad Muzakkir dalam keterangan resminya pada Rabu (15/4/2026).

Muzakkir kemudian merincikan daftar harga TBS berdasarkan usia tanam untuk periode 1-15 April 2026 secara mendetail.

"Untuk tanaman umur 3 tahun harganya Rp 3.036,58 per kg, umur 4 tahun Rp 3.235,43 per kg, dan umur 5 tahun seharga Rp 3.257,56 per kg. Selanjutnya, untuk umur 6 tahun berada di angka Rp 3.293,28 per kg, umur 7 tahun Rp 3.313,65 per kg, umur 8 tahun Rp 3.338,17 per kg, umur 9 tahun seharga Rp 3.410,56 per kg, dan untuk umur 10 tahun ke atas mencapai Rp 3.450,42 per kg," jelasnya.

Lebih lanjut, Muzakkir menegaskan bahwa daftar harga tersebut merupakan standar resmi bagi petani yang telah menjalin kemitraan dengan perusahaan pemilik Pabrik Kelapa Sawit (PKS), khususnya bagi mereka yang mengelola kebun plasma.

"Adanya kerja sama kelompok tani dengan pihak pabrik minyak sawit diharapkan membuat harga TBS petani sesuai dengan harga normal dan tidak dipermainkan lagi oleh para tengkulak. Sehingga kesejahteraan kelompok tani kelapa sawit melalui kerja sama ini hendaknya dapat terwujud," pungkasnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
#sawit