TERNATE – Penutup tahun 2025 menjadi momen pahit bagi Borneo FC. Ambisi Pesut Etam untuk mengamankan posisi puncak klasemen harus kandas setelah ditumbangkan tuan rumah Malut United dengan skor tipis 3-2 dalam laga sengit di Stadion Gelora Kie Raha, Minggu (28/12/2025).
Kekalahan ini terasa menyakitkan lantaran Borneo FC sempat unggul dua kali sebelum akhirnya gol dramatis Gustavo Franca di detik-detik akhir membuyarkan poin yang sudah di depan mata.
Borneo FC sebenarnya memulai laga dengan sangat meyakinkan. Belum genap tiga menit laga berjalan, Juan Villa sudah mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari gerakan cerdas Mariano Peralta di sisi kanan, Villa berhasil melepaskan diri dari kawalan dan merobek jala Malut United.
Namun, tuan rumah tidak tinggal diam. Setelah beberapa ancaman dari Ciro Alves dan tekanan balik dari Borneo melalui Douglas Coutinho, Malut akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-26. David Da Silva sukses mengecoh Komang Teguh dan melepaskan tendangan yang gagal dihalau Nadeo Argawinata. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, tensi pertandingan semakin memanas. Borneo FC sempat kembali memimpin pada menit ke-54 lewat skema serangan balik cepat. Douglas Coutinho berhasil mengonversi umpan terukur Peralta menjadi gol.
Keunggulan ini tak bertahan lama. Akibat kesalahan umpan di lini tengah oleh Ahmad Agung pada menit ke-68, Taufik Rustam berhasil mencuri bola dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Di sisa waktu, Nadeo Argawinata tampil heroik dengan melakukan setidaknya empat penyelamatan krusial. Namun, pertahanan Borneo akhirnya runtuh di masa injury time. Pada menit ke-90+4, Gustavo Franca muncul sebagai pahlawan Laskar Kie Raha dengan mencetak gol kemenangan yang mengunci skor menjadi 3-2.
Kekalahan ini berdampak signifikan pada peta persaingan papan atas Liga 1. Hasil ini membuat Borneo gagal kembali ke puncak klasemen. Memiliki poin sama dengan Persib, Borneo kalah head to head dengan juara dua musim berturut-turut. Sementara, Malut sementara menggeser Persija di posisi ketiga. (rz)
Editor : Indra Zakaria