Persiba Balikpapan dipastikan akan tampil tanpa kompromi dalam laga tandang menghadapi Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin. Menyadari agresivitas tuan rumah, pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, menaruh perhatian khusus pada ancaman bola mati (set piece) yang menjadi senjata andalan Laskar Antasari. Persiapan matang telah dilakukan, mulai dari pembenahan transisi antar lini hingga simulasi pertahanan udara untuk mengantisipasi setiap peluang lawan.
Leonard mengonfirmasi bahwa seluruh penggawa Beruang Madu berada dalam kondisi fisik yang prima tanpa kendala cedera. “Semua pemain siap, tidak ada yang cedera,” tegasnya saat memberikan keterangan jelang pertandingan. Kesiapan skuad ini menjadi modal berharga bagi Persiba untuk menerapkan strategi yang telah dianalisis secara komprehensif bersama tim kepelatihan guna meredam tekanan di markas lawan.
Lebih lanjut, Leonard menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan mendalam terhadap pola permainan Barito Putera. Fokus latihan tidak hanya terbatas pada taktik bertahan, tetapi juga mengasah mindset menyerang yang efektif. “Kami sudah siapkan antisipasi, termasuk menghadapi kekuatan mereka di bola mati. Semua sudah dianalisis bersama tim,” jelasnya. Kedisiplinan tinggi di area kotak penalti menjadi instruksi utama bagi barisan pertahanan agar tidak kecolongan melalui situasi bola mati.
Meskipun menaruh respek besar terhadap komposisi pemain dan pelatih berpengalaman yang dimiliki tuan rumah, Leonard optimis dengan perkembangan mental para pemain mudanya. Menurutnya, anak asuhnya memiliki attitude dan motivasi yang sangat baik untuk bekerja keras sepanjang 90 menit. “Anak-anak punya attitude dan mindset yang bagus. Mereka siap bersaing dan memberikan yang terbaik,” tambahnya. Dengan modal semangat juang tersebut, Persiba berharap dapat mencuri poin dan menyuguhkan permainan yang menghibur bagi para pecinta sepak bola di Kalimantan. (*)
Editor : Indra Zakaria