PROKAL.CO, SURABAYA- Persebaya Surabaya langsung menggebrak bursa transfer menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027. Manajemen Green Force resmi mencapai kesepakatan untuk mendaratkan bomber nomor sembilan Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, pada Jumat (29/5/2026).
Striker yang musim lalu berseragam klub Liga Brunei, Brunei DPMM FC, ini diproyeksikan menjadi mesin gol utama di bawah komando pelatih anyar Persebaya, Bernardo Tavares. Pengumuman ini langsung membakar antusiasme Bonek yang mendambakan lini depan yang lebih klinis untuk musim depan.
Persebaya tampaknya tidak main-main dalam membangun kedalaman skuad demi membidik takhta juara. Selain mendaratkan Sananta, manajemen tim asal Kota Pahlawan ini dikabarkan juga sukses mengamankan tanda tangan dua legiun asing kelas berat, yakni Yuran Fernandes yang dikenal sebagai bek tangguh eks PSM Makassar, serta Alex Martins, striker haus gol eks Dewa United.
Kehadiran Sananta dan Yuran sekaligus menjadi ajang reuni emas bersama Bernardo Tavares. Ketiganya pernah bahu-membahu membawa PSM Makassar merengkuh gelar juara Liga 1 pada beberapa musim lalu, dan kini siap mengulang kejayaan serupa di Surabaya.
Profil dan Statistik Mentereng Ramadhan Sananta
Di usianya yang baru menginjak 23 tahun, penyerang kelahiran Daik, Kepulauan Riau ini dinilai memiliki profil penyerang modern yang sangat ideal untuk skema bermain Tavares. Karakter kepelatihan Tavares yang mengandalkan determinasi tinggi dan serangan balik cepat (direct football) dinilai sangat klop dengan Sananta yang memiliki tinggi badan 1,82 meter, dominan kaki kanan, serta sangat kuat dalam duel-duel udara. Kualitasnya pun tidak sembarangan, mengingat nilai pasar sang pemain saat ini telah menyentuh angka Rp 4,78 miliar.
Sepanjang karier profesionalnya, Sananta sudah membukukan total statistik klub yang cukup mentereng dengan 117 pertandingan, 31 gol, dan 7 assist. Rekam jejak ketajamannya mencakup performa terbaiknya saat membela PSM Makassar dengan torehan 11 gol dari 28 laga yang menjadi kunci juara. Setelah itu, ia juga tampil tajam bersama Persis Solo lewat sumbangan 16 gol dan 3 assist dari 58 penampilan, sebelum akhirnya mencetak 4 gol dari 27 pertandingan dengan total 1.849 menit bermain bersama Brunei DPMM FC pada musim lalu. (*)
Editor : Indra Zakaria