PROKAL.CO- Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan pernyataan emosional menanggapi kabar akan perginya Andy Robertson dari Liverpool pada akhir musim ini. Guardiola merefleksikan bagaimana siklus hebat di dunia sepak bola akan selalu menemui ujungnya, sembari memuji dampak besar yang diberikan bek asal Skotlandia tersebut terhadap rivalitas kedua klub selama bertahun-tahun.
Guardiola mengakui bahwa skuad Liverpool di era Robertson dan Jurgen Klopp adalah salah satu tantangan terbesar yang membuatnya terus berkembang sebagai manajer. "Saya rasa segala sesuatu di dunia ini memiliki akhir, begitu pula dalam karier sepak bola. Skuad paling luar biasa dan mengesankan yang membuat saya merasa lebih baik sebagai manajer kini mulai pergi," ujar Guardiola.
Secara khusus, manajer asal Spanyol itu memberikan apresiasi kepada mantan rivalnya, Jurgen Klopp, atas persaingan sehat yang mereka bangun. "Saya akan mengucapkan terima kasih kepada Jurgen Klopp karena telah mewujudkan hal ini dalam karier kami berdua," tambahnya, merujuk pada level kompetisi tinggi yang memaksa kedua pelatih mencapai batas kemampuan maksimal mereka.
Mengenai sosok Robertson, Guardiola tidak ragu menyebutnya sebagai salah satu legenda di posisinya. Ia menyoroti kontribusi ofensif luar biasa yang diberikan pemain berjuluk "Robbo" tersebut selama berseragam The Reds. "Robbo adalah salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah Premier League dengan jumlah asis terbanyak dan kemampuan bermain sepak bola yang sangat baik," puji Guardiola.
Kepergian Robertson menandai berakhirnya sebuah era di Anfield, di mana ia menjadi bagian integral dari tim yang berhasil memenangkan gelar Liga Inggris dan Liga Champions. Pujian dari seorang rival seperti Guardiola semakin mempertegas status Robertson sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di sepak bola modern Inggris sebelum ia melangkah ke babak baru dalam kariernya. (*)
Editor : Indra Zakaria