PROKAL.CO- Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara resmi memastikan bahwa tim nasional Iran akan tetap berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil meskipun tensi konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat sedang memanas sejak pecah pada akhir Februari lalu.
"Iran pasti akan datang," tegas Infantino dalam forum Invest in America di Washington, DC. Pernyataan ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan mundurnya tim Melli atau pemindahan lokasi pertandingan mereka.
Sebelumnya, sempat muncul wacana dari pejabat pemerintah Iran agar seluruh laga babak grup mereka dipindahkan ke Meksiko demi alasan keamanan dan logistik. Namun, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengonfirmasi bahwa FIFA telah menolak permintaan tersebut dan tetap pada jadwal semula.
Sesuai hasil undian, Iran dijadwalkan melakoni seluruh laga fase grup di wilayah Amerika Serikat. Infantino menekankan bahwa sepak bola harus berdiri di atas kepentingan politik dan mewakili semangat rakyat.
"Saya bertemu mereka dua minggu lalu saat pemusatan latihan di Antalya. Mereka benar-benar ingin bermain, dan mereka seharusnya bermain. Olahraga seharusnya berada di luar politik," tambah Infantino.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, delegasi Iran akan tiba di Tucson, Arizona, paling lambat pada 10 Juni. Perjalanan mereka di turnamen ini akan dimulai dengan menghadapi Selandia Baru di SoFi Stadium, California, pada 16 Juni.
Setelah itu, Iran akan menantang Belgia di lokasi yang sama pada 22 Juni, sebelum terbang ke wilayah utara untuk menghadapi Mesir di Seattle pada 27 Juni. FIFA berharap situasi geopolitik di Timur Tengah dapat segera mereda guna mendukung kelancaran turnamen akbar yang juga diselenggarakan di Kanada dan Meksiko tersebut. (*)
Editor : Indra Zakaria