MADRID – Meskipun belum resmi diperkenalkan ke publik sebagai nakhoda baru Real Madrid, Jose Mourinho tampaknya sudah mulai menyusun cetak biru untuk merombak skuad Los Blancos. Pelatih kawakan asal Portugal yang dikabarkan telah menyetujui kontrak lisan berdurasi dua tahun di Santiago Bernabeu ini langsung membidik target besar. Tak tanggung-tanggung, Mourinho dilaporkan siap menjadikan juara bertahan Premier League, Manchester City, sebagai wilayah perburuan utamanya.
Melansir laporan dari Football365, ketertarikan Mourinho terhadap para penggawa City bukan tanpa alasan. Kehadiran trio bintang Etihad ini diproyeksikan untuk membangun kembali mentalitas juara Real Madrid yang sempat meredup setelah dua musim tanpa trofi utama. Langkah agresif ini sekaligus menjadi sinyal bahwa The Special One ingin fondasi tim barunya diisi oleh pemain yang sudah matang di kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Rodri Jadi Target Paling Berharga
Nama pertama yang berada di daftar teratas buruan Mourinho adalah sang peraih Ballon d'Or, Rodri. Lini tengah dinilai sebagai sektor yang paling mendesak untuk dibenahi, dan gelandang jangkar timnas Spanyol itu dianggap sebagai kepingan teka-teki yang sempurna. Kemampuan Rodri dalam mengatur tempo permainan, menjaga keseimbangan tim, serta memberikan proteksi berlapis bagi lini belakang menjadi alasan mengapa Mourinho sangat kepincut.
Real Madrid sebenarnya sudah lama mengagumi bakat Rodri. Namun, misi memboyong sang gelandang ke Madrid dipastikan akan membentur tembok tebal, mengingat Manchester City saat ini tengah bergerak cepat untuk memagari sang pemain dengan tawaran perpanjangan kontrak baru.
Target bernilai tinggi berikutnya adalah bek tangguh asal Kroasia, Josko Gvardiol. Manajemen Real Madrid sebenarnya sudah memantau Gvardiol sejak sang pemain masih berseragam RB Leipzig, sebelum akhirnya kalah cepat dari City yang menebusnya seharga €90 juta.
Kini, seiring dengan menurunnya kondisi fisik David Alaba akibat badai cedera, Madrid kembali membuka opsi untuk memburu Gvardiol. Bek muda serbabisa ini diproyeksikan sebagai suksesor sekaligus pemimpin baru di jantung pertahanan Los Blancos untuk jangka panjang, meskipun Madrid harus bersiap merogoh kocek yang jauh lebih dalam untuk merayu City.
Nama terakhir yang masuk dalam radar adalah gelandang kreatif, Bernardo Silva. Pemain internasional Portugal berusia 31 tahun itu dipastikan akan berstatus bebas transfer pada musim panas ini setelah memilih tidak memperpanjang masa baktinya di Etihad Stadium.
Situasi ini memicu perlombaan sengit di antara klub-klub raksasa Eropa. Jika Real Madrid berhasil mengamankan tanda tangan Bernardo, hal tersebut tidak hanya menguntungkan taktik Mourinho, tetapi juga menjadi pukulan telak bagi rival abadi mereka, Barcelona, yang sudah bertahun-tahun mengidamkan sang pemain. Kendati demikian, Madrid harus bersaing ketat dengan Juventus, klub Arab Saudi, serta romansa masa lalu Bernardo yang sempat mengutarakan impiannya untuk pulang ke Benfica.
Masuknya tiga bintang yang besar di bawah sistem Pep Guardiola ini menunjukkan arah taktik yang jelas dari Mourinho. Jika manajemen Real Madrid mampu mewujudkan setidaknya dua dari tiga transfer besar ini, wajah skuad Los Blancos dipastikan akan berubah drastis dan siap kembali mengancam takhta domestik maupun Eropa musim depan. (*)
Editor : Indra Zakaria