Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Iran vs Selandia Baru: Team Melli Ingin Tunjukkan Kematangan ke Dunia

Indra Zakaria • Senin, 15 Juni 2026 | 19:45 WIB
Mehdi Taremi menjadi andalan Timnas Iran saat menghadapi Selandia Baru pada laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, Inglewood. (Instagram @mehditaremiofficial9)
Mehdi Taremi menjadi andalan Timnas Iran saat menghadapi Selandia Baru pada laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, Inglewood. (Instagram @mehditaremiofficial9)

 


INGLEWOOD — Stadion megah SoFi Stadium di Inglewood, Amerika Serikat, bersiap menggelar duel sengit dalam babak penyisihan Grup G Piala Dunia 2026. Laga pembuka ini akan mempertemukan raksasa Asia, Timnas Iran, dengan wakil Oseania, Timnas Selandia Baru, pada Selasa, 16 Juni 2026, pukul 08.00 WIB. Meskipun persiapan mereka sempat dibayangi oleh situasi geopolitik yang memanas di luar lapangan, Team Melli tetap datang dengan status unggulan berkat pengalaman matang di panggung dunia serta kualitas individu pemain yang lebih diunggulkan untuk mengamankan tiga poin pertama.

Masa persiapan Iran menuju turnamen empat tahunan ini memang tidak berjalan mulus. Ketegangan geopolitik yang melibatkan negara mereka dengan Amerika Serikat selaku tuan rumah memaksa skuad asuhan Amir Ghalenoei memutar otak. Iran bahkan harus mengungsi dan menjadikan Meksiko sebagai markas latihan sementara, sebelum akhirnya melakukan perjalanan ke lokasi pertandingan di Los Angeles. Kendati fokus tim sempat diterpa isu non-teknis, pelatih Amir Ghalenoei menegaskan bahwa anak asuhnya memiliki mental baja yang sudah teruji sejak fase kualifikasi. Ia percaya bahwa tekanan berat yang selama ini melanda justru akan menjadi bahan bakar motivasi tambahan bagi para pemain untuk unjuk gigi.

Di atas kertas, Iran membawa modal performa yang cukup meyakinkan dengan mengemas tiga kemenangan dari lima laga terakhir, termasuk saat melibas Kosta Rika lima gol tanpa balas dan membungkam Gambia. Lini depan mereka yang terkenal tajam diprediksi akan langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Di sisi lain, Selandia Baru datang sebagai tim kuda hitam yang tidak bisa diremehkan. Tim asuhan Darren Bazeley ini dikenal memiliki organisasi pertahanan yang sangat disiplin dan rapat. Ketangguhan tembok belakang tim berjuluk All Whites ini sudah teruji dalam laga uji coba sebelumnya, di mana mereka mampu merepotkan dan hanya kalah tipis dari tim kuat Inggris.

Pertandingan ini juga akan menjadi panggung adu tajam dua penyerang berpengalaman di lini depan masing-masing tim. Iran akan bertumpu pada ketajaman Mehdi Taremi sebagai ujung tombak utama dalam skema formasi tiga bek. Insting gol Taremi di level internasional akan disokong oleh pergerakan dinamis Saman Ghoddos dan Mehdi Ghayedi, ditambah kedalaman skuad mumpuni dengan keberadaan Alireza Jahanbakhsh di bangku cadangan. Sementara itu, Selandia Baru akan mengandalkan sosok striker gaek Chris Wood. Meski sempat didera masalah kebugaran di kompetisi domestik, penyerang Nottingham Forest sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa negaranya ini dipastikan siap menebar ancaman lewat kemampuan duel udara dan kekuatan fisiknya, dibantu oleh bek muda Tyler Bindon yang mengawal lini belakang.

Secara keseluruhan, jalannya pertandingan diprediksi akan dikuasai oleh Iran yang mencoba membongkar rapatnya lini pertahanan Selandia Baru melalui kolektivitas permainan. Namun, Team Melli harus ekstra waspada terhadap skema serangan balik cepat yang diperagakan lawan. Jika barisan pertahanan Iran mampu menjaga fokus dan mengantisipasi bola-bola mati menuju Chris Wood, raksasa Asia ini berpeluang besar mengamankan kemenangan tipis atas Selandia Baru dalam laga pembuka yang ketat ini. (*)

Editor : Indra Zakaria
#iran