Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Hantam Kroasia 4-2, Harry Kane Bongkar Jimat Thomas Tuchel yang Bakar Semangat Skuad Inggris

Redaksi Prokal • Kamis, 18 Juni 2026 | 12:41 WIB
Harry Keane
Harry Keane

DALLAS — Kapten tim nasional Inggris, Harry Kane, melontarkan pujian setinggi langit atas intensitas performa timnya saat sukses menumbangkan Kroasia dengan skor mencolok 4-2. Laga perdana Grup L Piala Dunia 2026 tersebut digelar di Dallas Stadium, Amerika Serikat, pada Kamis waktu setempat.

Langkah The Three Lions sebenarnya tidak berjalan mulus sejak awal. Inggris sempat mendapat perlawanan sengit dari Kroasia hingga harus menyudahi babak pertama dengan skor imbang 2-2. Namun, anak asuh Thomas Tuchel tampil jauh lebih agresif setelah turun minum. Mereka berhasil mengunci kemenangan lewat gol cepat Jude Bellingham pada menit ke-47 dan dilengkapi oleh aksi Marcus Rashford di menit ke-85.

Kane membeberkan bahwa pesan Thomas Tuchel di ruang ganti saat jeda antarbabak menjadi kunci utama kebangkitan Inggris. Pelatih asal Jerman tersebut meminta para pemainnya untuk tampil tanpa beban namun tetap memegang teguh karakter asli permainan mereka.

"Apresiasi luar biasa untuk pelatih. Dia memberi kami pesan kuat saat jeda, kurang lebih seperti berkata: 'Dengar, jika kita harus kalah, setidaknya kita kalah dengan cara kita sendiri.' Anda bisa melihat dampaknya dari cara kami memulai babak kedua. Kami bermain dengan intensitas penuh dan mereka tidak mampu membendungnya," ujar Kane seperti dikutip dari situs resmi FIFA.

Penyerang yang mencetak dua gol ke gawang Kroasia dalam laga ini menilai bahwa intensitas permainan yang tinggi merupakan kekuatan terbesar Inggris saat ini. Standar tersebut wajib dipertahankan jika mereka ingin melangkah jauh di turnamen ini. Bagi Kane, memetik hasil luar biasa melawan tim sekuat Kroasia di laga pembuka adalah modal yang sangat berharga.

Senada dengan sang kapten, gelandang serang Inggris, Jude Bellingham, mengakui bahwa timnya sempat didera rasa gugup dan tampil terlalu berhati-hati di paruh pertama. Meski organisasi pertahanan mereka saat itu cukup solid ketika kehilangan bola, skuad Inggris kerap terburu-buru begitu berhasil menguasai bola.

Bintang Real Madrid itu menambahkan bahwa gol cepatnya di awal babak kedua menjadi momentum krusial yang mengembalikan kendali permainan ke tangan Inggris. Ia juga menyoroti konsistensi permainan tim serta kontribusi masif dari para pemain pengganti yang masuk di babak kedua. Pada paruh kedua itulah Inggris berhasil menemukan ritme terbaik mereka, menampilkan intensitas tinggi saat menekan lawan, dan didukung oleh performa luar biasa dari bangku cadangan.

Kemenangan meyakinkan atas Kroasia ini menjadi modal penting bagi Inggris dalam perburuan tiket fase gugur Piala Dunia 2026. Selain mengamankan tiga poin perdana, The Three Lions juga sukses unjuk gigi mengenai kedalaman skuad mereka serta mentalitas baja untuk bangkit dari tekanan situasi yang sulit. (*)

Editor : Indra Zakaria
#kroasia #inggris