TORONTO — Kemenangan dramatis berhasil dipetik tim nasional Ghana pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion BMO Field, Toronto. Gol tunggal di menit-menit akhir pertandingan memastikan skuad berjuluk The Black Stars tersebut mengamankan tiga poin perdana yang sangat berharga setelah melewati duel sengit penuh tekanan melawan Panama.
Pelatih timnas Ghana, Carlos Queiroz, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian melelahkan anak asuhnya tersebut. Menurutnya, kemenangan ini menjadi sangat bernilai mengingat ketatnya peta persaingan di fase grup. Ia memuji karakter kuat serta daya juang tanpa henti yang ditunjukkan para pemain sepanjang laga hingga mampu keluar dari situasi sulit dan mengunci kemenangan di detik-detik terakhir.
Perjuangan Ghana untuk mengamankan poin penuh di laga perdana ini memang tidak dilalui dengan mudah. Panama langsung tampil menggebrak sejak menit awal dan berulang kali merepotkan barisan pertahanan Ghana melalui skema serangan cepat. Solidnya gempuran lawan bahkan memaksa kiper Ghana, Lawrence Ati Zigi, melakukan serangkaian penyelamatan krusial sebelum akhirnya ia harus ditarik keluar pada babak kedua akibat mengalami cedera.
Meski lebih banyak tertekan di sebagian besar jalannya pertandingan, mentalitas bertanding yang kuat membuat Ghana tidak goyah. Mereka perlahan tapi pasti mulai menaikkan intensitas permainan dan tampil lebih nyaman dalam menguasai bola menjelang akhir laga. Kejelian mengintip momentum ini akhirnya membuahkan hasil manis pada masa injury time, tepatnya di menit ke-90+5.
Melalui skema serangan balik kilat yang diinisiasi oleh Brandon Thomas-Asante, bola berhasil disodorkan dengan matang ke kaki Caleb Yirenkyi. Pemain muda tersebut dengan tenang melepaskan tembakan yang gagal dibendung pertahanan Panama, sekaligus menandai gol internasional pertamanya bersama tim nasional senior Ghana. Kemenangan tipis namun krusial ini menjadi modal sekaligus suntikan motivasi yang luar biasa bagi Ghana sebelum mereka menantang tim kuat Inggris di laga berikutnya. (*)
Editor : Indra Zakaria