BRYNE — Striker gacor Timnas Norwegia, Erling Haaland, baru saja melakukan aksi luar biasa di luar lapangan hijau. Pemain yang dikenal haus gol ini dikabarkan telah membeli sebuah buku sejarah super langka, Heimskringla cetakan tahun 1594, dengan harga fantastis mencapai US$134.000 atau sekitar Rp2 miliar. Pembelian ini resmi mencatatkan Heimskringla versi tersebut sebagai buku termahal yang pernah terjual dalam sejarah Norwegia.
Donasi untuk Kampung Halaman dengan Satu Syarat Unik
Menariknya, Haaland tidak membeli buku ini untuk koleksi pribadi atau disimpan di dalam brankas yang terkunci rapat. Bomber maut ini memilih untuk mendonasikannya ke Perpustakaan Bryne, yaitu kota tempat ia tumbuh dan merintis karier sepak bolanya. Namun, Haaland mengajukan satu syarat mutlak kepada pihak perpustakaan agar buku tersebut harus dipajang secara terbuka dan wajib bisa diakses serta dibaca oleh siapa saja. Haaland ingin memastikan bahwa warisan sejarah negerinya tidak hanya menjadi pajangan eksklusif kaum elite, melainkan bisa dinikmati oleh masyarakat umum, terutama generasi muda di Bryne.
Mengenal Nilai Sejarah Buku Heimskringla
Bukan sembarang buku, Heimskringla adalah salah satu karya sastra dan sejarah paling penting bagi bangsa Nordik dengan latar belakang yang luar biasa. Karya ini merupakan kumpulan dari kisah kepahlawanan dan sejarah saga raja-raja Norwegia kuno, termasuk era Viking, yang membentang dari masa prasejarah hingga era abad pertengahan.
Transkrip asli kisah-kisah ini ditulis pada abad ketiga belas, tepatnya tahun 1230, oleh Snorri Sturluson yang merupakan seorang penyair dan sejarawan terkenal asal Islandia. Sebelum versi cetak ini ada, kisah-kisah kepahlawanan Viking tersebut hanya bertahan melalui tradisi lisan dan manuskrip tulisan tangan. Oleh karena itu, versi cetakan tahun 1594 yang dibeli oleh Haaland memiliki nilai historis yang sangat tinggi karena merupakan buku sejarah cetak pertama yang pernah diterbitkan di Norwegia.
Aksi kedermawanan ini memperlihatkan sisi lain dari Erling Haaland yang jarang tersorot media. Di balik ketajamannya yang menakutkan bagi lini pertahanan lawan, Haaland terbukti memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap pelestarian budaya, sejarah Viking, dan literasi di tanah airnya. Langkah nyata yang diambil oleh Haaland ini langsung menuai pujian luas di Norwegia, menjadikannya pahlawan tidak hanya di dalam stadion, tetapi juga di hati masyarakat pencinta literasi. (*)
Editor : Indra Zakaria