Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Drama Pembatalan Gol Mostafa Ziko: Momen Krusial VAR yang Mengubah Nasib Mesir dan Argentina di Piala Dunia 2026

Redaksi Prokal • Kamis, 9 Juli 2026 | 09:15 WIB
Wasit Francois Letexier membatalkan gol Ziko untuk Mesir setelah meninjau VAR dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026 sebelum Argentina menang dramatis 3-2 atas Mesir. (Instagram/@egyptnt)
Wasit Francois Letexier membatalkan gol Ziko untuk Mesir setelah meninjau VAR dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026 sebelum Argentina menang dramatis 3-2 atas Mesir. (Instagram/@egyptnt)

ATLANTA — Keputusan kontroversial wasit Francois Letexier yang menganulir gol kedua Mesir ke gawang Argentina menjadi sorotan utama dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta. Keputusan berbasis VAR tersebut terbukti menjadi titik balik krusial yang membuyarkan mimpi The Pharaohs sebelum Argentina bangkit dan menang dramatis 3-2.

Momen tersebut bermula dari aksi impresif Haissem Hassan di sisi kanan lapangan yang sukses melewati adangan pemain lawan sebelum menyodorkan bola ke Mohamed Salah. Dengan cerdik, Salah langsung mengalirkan umpan matang kepada Mostafa Ziko yang berhasil menaklukkan kiper Emiliano "Dibu" Martinez untuk membawa Mesir unggul 2-0.

Namun, kegembiraan skuad Mesir langsung sirna setelah wasit Francois Letexier mendapat sinyal dari ruang kontrol untuk meninjau ulang monitor VAR di pinggir lapangan.

"Gol tersebut dibatalkan karena gelandang Mesir, Marwan Ateya, dinilai melakukan pelanggaran terlebih dahulu terhadap bek Argentina, Lisandro Martinez, di area pertahanan Argentina sebelum rangkaian serangan balik itu dibangun," ujar Letexier dalam penjelasannya usai meninjau tayangan ulang. Karena pelanggaran dianggap masuk dalam fase serangan (Attacking Phase Possession), gol Mostafa Ziko pun dinyatakan tidak sah.

Pembatalan ini sempat memicu kebingungan massal di dalam stadion. Pasalnya, bola sempat berpindah kaki beberapa kali sebelum gol terjadi, sehingga banyak penonton tidak menyadari adanya pelanggaran di awal skema. Begitu papan skor kembali berubah menjadi 1-0, pendukung Argentina langsung bersorak riuh.

Meski terpukul oleh keputusan VAR, Mesir sempat menunjukkan mental baja. Melalui skema yang hampir mirip pada menit ke-67, umpan silang Haissem Hassan kembali disambar oleh Mostafa Ziko dan membuahkan gol kedua yang sah, mengubah kedudukan menjadi 2-0 untuk keunggulan Mesir.

Sayangnya, keunggulan dua gol di sisa waktu normal gagal dipertahankan oleh anak asuh tim Afrika tersebut. Argentina memulai kebangkitan magis mereka pada menit ke-79 melalui sundulan tajam Cristian Romero.

Tak berselang lama, Lionel Messi menyamakan kedudukan lewat gol ke-21 sepanjang kariernya di Piala Dunia, sebelum akhirnya Enzo Fernandez menyempurnakan serangan balik cepat menjadi gol kemenangan dramatis 3-2 di menit-menit akhir pertandingan. Kemenangan ini mengunci tiket perempat final bagi sang juara bertahan, sekaligus meninggalkan luka mendalam bagi skuad Mesir yang merasa dirugikan oleh keputusan VAR. (*)

Editor : Indra Zakaria
#piala dunia 2026