Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Yamal Tak Cetak Gol, tetapi Jadi Penentu! Spanyol Singkirkan Prancis

Redaksi Prokal • Kamis, 16 Juli 2026 | 11:15 WIB
Pedro Porro (kanan) memeluk Lamine Yamal usai laga lawan Prancis. (AP Photo/Abie Parr)
Pedro Porro (kanan) memeluk Lamine Yamal usai laga lawan Prancis. (AP Photo/Abie Parr)

ARLINGTON – Lamine Yamal memang tidak mencatatkan namanya di papan skor saat Spanyol menaklukkan Prancis dua gol tanpa balas pada babak semifinal Piala Dunia 2026. Kendati demikian, bintang muda Barcelona tersebut tetap menjadi salah satu aktor utama di balik keberhasilan La Roja melaju ke partai puncak. Penampilan cerdas Yamal menjadi pembeda sejati dalam laga sengit yang berlangsung di Arlington, Texas. Berkat kecermatannya membaca situasi, Spanyol memperoleh hadiah penalti yang membuka jalan menuju kemenangan atas tim yang sebelumnya sangat dijagokan untuk menjadi juara tersebut.

Momen krusial itu terjadi ketika bek Prancis, Lucas Digne, berusaha menyapu bola hasil sundulannya sendiri yang mengarah ke area berbahaya di dalam kotak penalti. Melihat celah terbuka, Yamal langsung melakukan tekanan tinggi secara instan. Digne yang tidak menyadari keberadaan Yamal tetap mengangkat kaki untuk menghalau bola, namun fatalnya justru mengenai paha pemain berusia 19 tahun tersebut. Wasit yang berada dekat dengan lokasi kejadian tanpa ragu langsung menunjuk titik putih. Keputusan itu menjadi titik balik pertandingan yang krusial bagi Spanyol.

Mikel Oyarzabal yang dipercaya sebagai eksekutor penalti menjalankan tugasnya dengan sangat sempurna pada menit ke-22. Tendangan kerasnya ke sudut kanan atas gawang Prancis membawa Spanyol unggul satu kosong sekaligus mengukuhkan koleksi gol kelimanya di turnamen ini sebagai top skor sementara bagi La Roja. Meskipun Yamal tidak mencatatkan gol maupun umpan matang secara langsung dalam statistik pertandingan, kontribusi nyatanya di lapangan membuktikan bahwa pengaruh besarnya tidak selalu dapat diukur secara angka.

Sehari sebelum pertandingan, pelatih Luis de la Fuente memang telah menegaskan bahwa peran Yamal di dalam skuad jauh lebih besar daripada sekadar urusan produktivitas mencetak gol. Seusai laga, De la Fuente memuji anak asuhnya yang dinilai mampu memahami setiap momen pertandingan dengan sempurna, di mana kecerdasan membaca permainan menjadi kekuatan utama Spanyol sepanjang Piala Dunia kali ini. Hal senada diungkapkan oleh Oyarzabal yang menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki arah dan ide yang sama untuk selalu memberikan kemampuan terbaik mereka demi kepentingan kolektif tim.

Bagi Yamal sendiri, ia mengaku tidak pernah merasa terbebani dengan ekspektasi besar publik yang mengiringi langkahnya. Pemain Barcelona yang musim lalu mengemas 16 gol di level klub ini menyatakan bahwa dirinya hanya fokus bermain sesuai kemampuan dan memberikan segalanya untuk tim tanpa merasakan tekanan. Kecerdasan mengambil keputusan, kemampuan membuka ruang, serta keberanian melakukan tekanan tinggi kini terbukti menjadi faktor krusial yang membawa Spanyol melangkah ke final dan siap menantang Argentina yang sudah lebih dulu lolos setelah menumbangkan Inggris. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
lamine yamal piala dunia 2026