Penjaga Gawang Argentina, Emi Martínez Pecahkan Rekor Penyelamatan Sejarah Final Piala Dunia

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 07:36 WIB
Emi Martinez banyak lakukan penyelamatan gawangnya melawan Spanyol.
Emi Martinez banyak lakukan penyelamatan gawangnya melawan Spanyol.

 

NEW JERSEY — Penjaga gawang utama Argentina, Emiliano 'Dibu' Martínez, resmi mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola global. Meski Albiceleste harus meratapi kekalahan menyakitkan 1-0 dari Spanyol lewat babak perpanjangan waktu, Martínez menyajikan salah satu performa individu paling heroik yang pernah disaksikan di partai puncak Piala Dunia.

Kiper eksentrik tersebut resmi memecahkan rekor penyelamatan terbanyak dalam laga Final Piala Dunia Pria setelah melakukan penyelamatan kesembilannya di penghujung waktu normal. Sepanjang 120 menit laga yang melelahkan di MetLife Stadium, Martínez total mencatatkan 11 penyelamatan krusial demi menahan gempuran tanpa henti dari lini serang La Roja.

Menjadi Tembok Sendirian Saat Lini Serang Buntu

Sepanjang pertandingan, Argentina tampil sangat tertekan dan gagal melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang selama 105 menit awal. Di saat lini serang mereka mati kutu, Martínez berdiri sendirian sebagai benteng terakhir yang menjaga asa juara bertahan.

Ia berkali-kali menggagalkan peluang emas dari bintang muda Lamine Yamal hingga Nico Williams di babak perpanjangan waktu. Ketangguhan Martínez sempat ternoda saat Spanyol mencetak gol di paruh pertama perpanjangan waktu, namun gol tersebut dianulir wasit akibat pelanggaran terlebih dahulu di dalam kotak penalti.

Sayangnya, pertahanan suci Martínez akhirnya jebol juga pada menit ke-106 ketika Ferran Torres berhasil menyambar umpan matang dan melepaskan tembakan jarak dekat yang tak mampu dijangkau sang kiper.

Meski rekor penyelamatan keseluruhan di satu laga Piala Dunia masih dipegang oleh Tim Howard (16 saves, AS vs Belgia pada 2014), catatan 11 penyelamatan milik Martínez kini menjadi standar tertinggi baru khusus untuk laga final.

Pahlawan adu penalti Piala Dunia 2022 di Qatar ini sejatinya tampil solid sepanjang turnamen musim panas 2026 dengan mencatatkan persentase penyelamatan sebesar 71,4%. Di partai puncak ini, Dibu Martínez telah mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk menjaga napas Argentina. Namun pada akhirnya, satu gol dari Ferran Torres sudah cukup untuk meruntuhkan tembok kokoh New Jersey dan mengirim trofi emas ke Madrid. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
piala dunia 2026